Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nonton Pentas Musik Berujung Perkelahian, Jari Haerun Putus saat Menangkis Bacokan dari Bondo

Dua pria terlibat perkelahian saat menonton pentas musi di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nonton Pentas Musik Berujung Perkelahian, Jari Haerun Putus saat Menangkis Bacokan dari Bondo
http://www.ladbible.com
Dua pria terlibat perkelahian saat menonton pentas musi di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu (14/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNNEWS.COM - Dua pria terlibat perkelahian saat menonton pentas musik.

Korbannya adalah Haerun (27), sedangkan pelakunya Bondo (26).

Akibat insiden itu, jari korban putus karena menangkis bacokan dari pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (14/7/2021) malam.

Insiden itu terjadi berawal saat korban dan pelaku terlibat cekcok mulut.

Terkait insiden tersebut, Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas Iptu Jufrin Rama menjelaskan, kejadian bermula saat mereka menonton orgen tunggal dalam perayaan ulang tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban terlibat cekcok dengan seseorang bernama Ade, hingga berujung perkelahian.

Sejurus kemudian, Bondo langsung membacok korban.

Baca juga: Makin Nekat, Dua Orang Begal di Kudus Bacok Polisi Bawa Lari Motor

Arah bacokan tepat di kepala namun berusaha ditangkis korban dengan kedua tangannya, sehingga satu jari korban putus.

“Korban langsung dilarikan ke puskesmas Ambalawi guna mendapatkan perawatan medis,” jelasnya, dalam rilis resminya, Kamis (15/7/2021).

Terduga pelaku kini masih dalam pengejaran petugas kepolisian.

Terkait penyebab cekcok mulut, kepolisian masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Atas kejadian tersebut, Jufrin menghimbau kepada masyarakat menghindari kerumunan, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Selain menghindari perkelahian, juga menghindari penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Wanita yang Dipukul Oknum Satpol PP Disebut Tak Hamil oleh Petugas Medis, Ini Pengakuannya

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas