Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Berita Populer Hari Ini

POPULER Regional: Uang Tabungan Habis Dimakan Rayap | 64 Pasangan Tunda Nikah karena Takut Swab

Berita populer regional dalam 24 jam terakhir. Uang untuk beli hewan kurban dimakan rayap hingga 64 pasangan tunda menikah karena takut swab tes.

POPULER Regional: Uang Tabungan Habis Dimakan Rayap | 64 Pasangan Tunda Nikah karena Takut Swab
Istimewa/ Dok Yadi Supardi/Ist
Berita populer regional dalam 24 jam terakhir. Uang untuk beli hewan kurban dimakan rayap hingga 64 pasangan tunda menikah karena takut swab tes. 

Poster ajakan turun ke jalan menolak PPKM Darurat itu tersebar di media sosial Instagram dan WhatsApp grup.

Dalam poster tersebut, aksi unjuk rasa itu bakal digelar pada Rabu 21 Juli 2021 hari ini.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Chaniago memastikan, jajaran Polres di masing-masing wilayah sudah menyiapkan pengamanan terkait adanya rencana aksi unjuk rasa menolak PPKM di sejumlah daerah.

Sejauh ini, kata dia, informasi lokasi yang menjadi titik aksi di sejumlah daerah itu masih berubah-ubah.

Biasanya, kata dia, unjuk rasa semacam ini lokasinya bakal terfokus di kantor pemerintahan.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. PPKM Darurat Bikin 64 Calon Pasangan di Probolinggo Tunda Nikah, Takut Swab Test

Pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali membuat 64 calon pengantin (catin) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menunda menikah.

Mereka takut menjalani swab test sebagai syarat menikah selama pemberlakukan PPKM Darurat di daerahnya.

Para calon pengantin ini memilih menunda jadwal pernikahan setelah PPKM Darurat.

Swab test merupakan syarat tambahan yang wajib dipenuhi calon pasangan yang akan menikah dengan menunjukkan hasil swab test antigen negatif.

Hasil swab test antigen itu juga pendek masa berlakunya, hanya 1x24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah.

Baca juga: Kronologi Wanita Muda Bunuh dan Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap Dengan Pria Beristri Jelang Menikah

Aturan tentang keharusan menjalani swab test bagi pasangan yang akan menikah merujuk pada Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI Nomor: P-001/DJ.III/Hk.007/07/2021 tentang Petunjuk Teknis Layanan Nikah pada Kantor KUA Kecamatan di Masa PPKM Darurat.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Barzan mengakatan, dari data yang telah dihimpun sementara, sebanyak 64 calon pengantin harus menunda pernikahan.

Data tersebut dikumpulkan dari 6 KUA di Kabupaten Probolinggo, yakni KUA Leces, KUA Lumbang, KUA Wonomerto, KUA Kraksaan, KUA Pajarakan dan KUA Sumberasih.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Tiga Hari Tak Keluar Rumah dan Sulit Dihubungi, Pria Ini Ditemukan Tewas, Diduga Tersetrum

Seorang pria lajang berinisial Al (40) ditemukan tewas di rumahnya di Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin (19/7/2021) sore.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi mengeluarkan bau tak sedap.

Diduga, pria yang hidup seorang diri itu tewas karena tersetrum.

Menurut keterangan tetangganya, AI sudah tiga hari tidak keluar rumah.

Selain itu, pihak keluarga yang berada di Jakarta sudah dua hari tak bisa menghubungi AI.

Baca juga: Polisi Masih Cari Identitas Bocah yang Tewas Menyeberang Jalan Tol Depok

"Berdasarkan keterangan warga, korban memang hanya tinggal seorang diri dan berstatus lajang," kata Kapolsek Sukoharjo, Iptu Timur Irawan, Selasa (20/7/2021).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga korban tewas karena tersetrum.

Timur mengungkapkan, saat melakukan identifikasi jenazah, petugas menemukan kabel.

Polisi juga menemukan banyak kabel dan alat kelistrikan lainnya di sekira jenazah korban.

Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas Sukoharjo juga menemukan adanya bekas luka gosong di bagian wajah korban.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews)

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas