Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sedang Antre Oksigen, Pria Ini Menangis Dengar Kabar Ibundanya Sudah Meninggal

Dia ikut antre bersama orang lainnnya untuk mendapatkan oksigen bagi  ibunda yang mengalami sesak nafas di rumah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sedang Antre Oksigen, Pria Ini Menangis Dengar Kabar Ibundanya Sudah Meninggal
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Shiri menangis saat mengantre oksigen, di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis 22 Juli 2021 siang WIB. Sang bunda yang membutuhkan oksigen meninggal dunia saat Shiri mengantre. 

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Sejak pagi, Shiri ikut mengantre untuk mengisi oksigen medis di sebuah perusahaan di Jalan Veteran, Kota Pontianak, Kalbar, Kamis (22/7/2021).

Dia ikut antre bersama orang lainnnya untuk mendapatkan oksigen bagi  ibunda yang mengalami sesak nafas di rumah.

Namun menjelang siang sekitar pukul 11.00 WIB, telepon selulernya berdering.

Di ujung telepon seseorang mengabarkan kalau ibundanya meninggal dunia.

Seketika tangis Shiri pecah.

“Sudah terlambat, ibu saya sudah meninggal," kata Shiri yang menangis dan bergegas membawa pulang tabung tanpa berisi oksigen.

Baca juga: Penting! Berikut Kadar Saturasi Oksigen Normal dan Tips Meningkatkannya

Shiri bersama puluhan warga sudah mengantre sejak pagi mengisi tabung oksigen untuk keluarga mereka yang sedang sakit dan membutuhkan oksigen untuk membantu pernafasan.

Rekomendasi Untuk Anda

Shiri mengakui sejak pagi berusaha mencari oksigen untuk sang ibu yang sedang sakit dan mengalami sesak nafas di rumah.

Tak banyak yang mampu ia ucapkan, sesaat sebelum kembali ke rumah melihat jenazah sang bunda.

Shiri mengungkapkan, sang ibu sedang dirawat di rumah karena sulit bernafas dan membutuhkan oksigen.

"Saya dari pagi. Oksigennya telat ini. Ibu saya yang sakit di rumah sesak nafas. Perawatan di rumah, di rumah sakit tidak ada oksigen katanya," tuturnya sembari mengusap air mata.

Setelah itu, Shiri langsung bergegas pergi dari lokasi antrean untuk kembali ke rumah duka.

Oksigen di Kalbar Menipis

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan saat ini pasokan oksigen untuk daerah agak terlambat.

Dikatakannya saat ini masih menunggu drop oksigen dari Jakarta, Batam bahkan Kuching.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas