Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pamit ke Rumah Teman, Bocah 13 Tahun Tewas setelah Motornya Menabrak Pot Bunga di Tepi Jalan

Nasib nahas menimpa seorang bocah berinisial F (13). Ia tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak pot bunga di tepi jalan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pamit ke Rumah Teman, Bocah 13 Tahun Tewas setelah Motornya Menabrak Pot Bunga di Tepi Jalan
Kompas.com
Nasib nahas menimpa seorang bocah berinisial F (13). Ia tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak pot bunga di tepi jalan. 

TRIBUNNEWS.COM - Nasib nahas menimpa seorang bocah berinisial F (13).

Ia tewas setelah motor yang dikendarainya menanbrak pot bunga di tepi jalan.

Insiden itu terjadi berawal saat korban pamit pergi ke rumah temannya.

Korban mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang ke rumah.

Kecelakaan itu terjadi di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Korbannya adalah anak-anak dengan kondisi tergeletak di dekat motornya, Yamaha Vega R.

Motor korban kondisinya protolan bahkan tanpa plat nomer (nopol).

Rekomendasi Untuk Anda

Di saat warga bingung untuk mencari identitas korbannya, rupanya ada orang yang mengenalinya.

Baca juga: Petani Di Pandeglang Banten Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Gubuk Sawah, Diduga Dibunuh Tetangga

Korbannya adalah F, pelajar kelas 1 SMP yang rumahnya tak jauh dari TKP kecelakaannya.

Korban diketahui warga Kelurahan/Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.

"Iya, wong korbannya itu masih anak-anak, sehingga belum punya kartu identitas. Sepeda motor yang dikendarai juga protolan sehingga sempat membingungkan petugas," kata Kasat Lantas Polres Blitar, AKP I Putu Anggaferiani.

Menurut dia, untungnya ada warga yang mengenalinya, sehingga dengan cepat orangtuanya bisa dihubungi.

Tak diketahui, malam itu korban itu dari mana karena kondisinya jalan raya dan juga perkampungan sepi akibat masa pandemi ini.

Namun, dari keterangan berbagai sumber, malam itu korban habis bermain dari rumah temannya.

Mungkin saja, teman sekolahnya karena sudah lama tak bertemu akibat libur dan hanya sekolah dari rumah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas