Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kisah Kokom Terpaksa Tinggal Satu Atap dengan Kandang Domba Setelah Rumahnya Dibakar Sang Anak

Kokom terpaksa tinggal di sebuah saung yang satu atap dengan kandang domba setelah rumahnya dibakar oleh anaknya yang menderita gangguan jiwa.

Kisah Kokom Terpaksa Tinggal Satu Atap dengan Kandang Domba Setelah Rumahnya Dibakar Sang Anak
Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Kokom seorang nenek di Cianjur terpaksa tinggal satu atap dengan kandang domba karena dua kali rumahnya dibakar 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Kokom terpaksa tinggal di sebuah saung yang satu atap dengan kandang domba setelah rumahnya dibakar oleh anaknya yang menderita gangguan jiwa.

Bukan hanya sekali, sudah dua kali rumah panggung milik wanita berusia 70 tahun terebut dibakar anaknya.

Kokom hidup prihatin bersama anaknya di Kampung Babakan/Cikorobokan RT 02/05, Desa Cikidangbayang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tempat tinggal berdampingan dengan kandang domba.

Setiap hari, ia menjadi buruh tani untuk menghidupi diri dan anaknya.

Terkadang ia harus membuat bubur agar beras yang ia dapatkan bisa dihemat untuk esok hari.

Baca juga: Kisah Pemuda Relawan Covid-19 di Cianjur, Rela Antar Bantuan Untuk Ibu dan Anak Hingga 40 KM

"Saya sudah dua tahun 7 bulan tinggal di sini, itu setelah rumah saya dua kali dibakar anak saya sendiri," kata Kokom, Minggu (1/8/2021).

Kokom mengatakan, anaknya kini sudah berangsur membaik.

Kendati belum bisa melakukan apapun tapi anaknya sudah tak mengamuk lagi.

"Dulu sempat dibawa ke Bandung dan diberi obat, kini sudah dua bulan tak minum obat lagi," kata Kokom.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas