Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hendak Membuang Sampah, Weny Tak Sengaja Temukan Bayi Diduga Baru Dilahirkan

Dua orang laki-laki tampak membalut bayi malang itu menggunakan kain, lalu membawanya ke puskesmas terdekat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Hendak Membuang Sampah, Weny Tak Sengaja Temukan Bayi Diduga Baru Dilahirkan
HO/Tribun Medan
Sejumlah warga menyelamatkan bayi perempuan yang masih merah di tempat sampah semak-semak Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Kamis (12/8/2021). Kuat dugaan bayi malang ini dibuang orangtuanya. 

TRIBUNNEWS.COM, ASAHAN - Weny tak sengaja mendengar suara tangisan bayi saat dia hendak membuang sampah di semak-semak Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

Bayi yang baru saja dilahirkan itu dalam kondisi masih memiliki tali pusar.

Bayi malang itu pun sempat dikerubuti semut lantaran diduga sudah terlalu lama di pinggir jurang.

"Saya awalnya hendak buang sampah. Ketika itu saya dengar ada suara tangisan bayi," kata Weny, Kamis (12/8/2021).

Penasaran, Weny pelan-pelan turun ke pinggir jurang.

Dia mencari darimana sumber tangisan itu.

"Begitu saya turun lagi ke dalam (jurang), ternyata ada bayi," kata Weny.

Rekomendasi Untuk Anda

Spontan, Weny berteriak kencang.

Warga yang ada di Desa Perkebunan Aek Tarum kemudian ramai-ramai mendatangi semak belukar, tempat dimana bayi malang itu ditemukan.

Karena kondisi bayi cukup memperihatinkan, sejumlah warga kemudian mengevakuasi bayi tersebut.

Baca juga: Mayat Bayi yang Ditemukan dalam Kaleng di Sumedang Berumur 7 Bulan

Dua orang laki-laki tampak membalut bayi malang itu menggunakan kain, lalu membawanya ke puskesmas terdekat.

Dalam rekaman video yang diperoleh www.tribun-medan.com, sejumlah warga tampak histeris.

Beberapa wanita berkali-kali mengucap istighfar lantaran kasihan dan sedih melihat bayi tersebut.

"Astagfirullahaladzim, ya Allah. Astagfirullahaladzim," teriak sejumlah wanita.

Karena kondisi bayi perlu perawatan, warga kemudian membawanya naik motor dengan cara dibungkus kain.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas