Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Banjir Tanah Bumbu Kembali Rendam 127 Rumah di Empat Desa

Banjir ini telah melanda empat desa yang berada di Kecamatan Kusan Hulu. Empat desa terdampak, antara lain Desa Bakarangan, Desa Manuntung, Desa Sunga

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Banjir Tanah Bumbu Kembali Rendam 127 Rumah di Empat Desa
BPBD Kab Tanah Bumbu
Kondisi banjir yang menggenangi wilayah Kecamatan Kusan Hulu, di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (20/8/2021). 

Hujan dengan Intensitas tinggi di beberapa wilayah di Kalimantan juga berdampak di Kalimantan Tengah.

Dengan curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai, memicu luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Samba dan Sungai Katingan meluap ke jalan dan pemukiman warga pada Jumat (20/8).

BPBD Kabupaten Katingan mencatat 11 desa di 3 kecamatan terdampak. Desa yang terdampak banjir ini antara lain Desa Samba Bakumpai, Desa Samba Katung, Desa Samba Kahayan, Desa Rantau Asem, Desa Tumbang Kalemei, dan Desa Napu Sahur yang berada di Kecamatan Katingan Tengah. 

Berikutnya Desa Tumbang Kaman, Desa Tumbang Labehu di Kecamatan Senaman Mantikai.

Desa Tumbang Hiran, Desa Rangan Surai dan Desa Rangan Tangko di Kecamatan Marikit. 

BPBD Katingan dan tim gabungan segera terjun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan melakukan pendataan.

Hingga saat ini tinggi muka air sekitar 30-60 sentimeter, dan masih diperkirakan akan bertambah melihat curah hujan yang terjadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Melihat kondisi ini, BPBD Katingan terus bersiaga menghadapi potensi kenaikan debit air mengingat cuaca masih berpotensi hujan ringan hingga lebat.

Kepala Bidang Pencegahan BPBD Kabupaten Katingan Andi B. Baron menyampaikan bahwa timnya hari ini melakukan giat penyusuran dari hulu sungai untuk membersihkan material yang dapat menyebabkan penyumbatan. 

Selain itu pihaknya juga segera melakukan pendataan kepada perangkat wilayah setempat untuk mendata jumlah warga yang terdampak.

"Hari ini kita menuju lokasi hulu sungai untuk susur sungai, dan pendataan warga terdampak banjir,” ujar Baron melalui sambungan telepon, Sabtu (21/8/2021).

Menurut kajian dari InaRISK dan potensi peringatan dini BMKG mengenai cuaca hujan lebat di wilayah Kalimantan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas