Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perampokan Toko Emas di Medan, Diduga Gasak Emas 4-5 Kilogram dan Korban Ditembak di Leher

Aksi perampokan itu berlangsung cepat, hingga pemilik toko tidak berani menjerit lantaran diancam menggunakan senjata mirip pistol 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Perampokan Toko Emas di Medan, Diduga Gasak Emas 4-5 Kilogram dan Korban Ditembak di Leher
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO (HO)
Keempat pelaku perampokan toko emas di Pasar SImpang Limun terekam kamera CCTV milik warga, Kamis (26/8/2021) sekitar 

Laporan Wartawan Tribun Medan,  Muhammad Fadli Taradifa/Goklas Wisely

TRIBUNEWS.COM, MEDAN - Toko emas Nazrul yang ada di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan dirampok pria bersenjata. 

Menurut laporan, pelakunya ada empat orang.

Aksi perampokan itu berlangsung cepat, hingga pemilik toko tidak berani menjerit lantaran diancam menggunakan senjata mirip pistol

Berikut fakta-faktanya :

1.  Bawa senjata laras panjang dan pendek

"Mereka masuk ke toko bawa senjata laras panjang dan pendek," kata Tasmawati, seorang warga di lokasi, Kamis (26/8/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

Tasmawari mengatakan, para pelaku menggasak semua perhiasan yang ada di etalase toko.

Baca juga: Kronologi Bos Kue di Langsa Diserang 2 Perampok, Uang Rp 70 Juta Raib, Modus Pura-pura Jadi Pembeli

Beredar informasi emas yang digasak mencapai 5 kilogram namun informasi lain menyebutkan 4 kilogram.

Setelah berhasil menguasai seluruh perhiasan di toko emas, para pelaku berusaha kabur.

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan dari tindakan perampokan ini ada emas yang hilang, namun total kerugian masih dikalkulasikan oleh pihaknya.

2. Polisi Amankan 3 Selongsong 

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pihaknya menemukan ada tiga selongsong yang kita amankan.

"Saat ini petugas kami sedang bertugas bergabung dengan Polrestabes Medan.

Kemudian kita memanggil labfor dan inafis," sambungnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas