Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keracunan Zat Asam, 5 Orang Dilaporkan Tewas di Tambang Bakan Bolaang Mongondow

Sekadar di ketahui, lokasi pertambangan di Kecamatan Lolayan termasuk di Desa Bakan memang jadi sasaran empuk para pengusaha PETI

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Keracunan Zat Asam, 5 Orang Dilaporkan Tewas di Tambang Bakan Bolaang Mongondow
IST
Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti) Bakan, Rabu (8/9/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNNEWS.COM, MANADO -  Sedikitnya lima orang dikabarkan tewas di lokasi pertambangan tanpa ijin (peti) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, kelima korban diduga tewas di dalam lubang setelah menghirup zat asam.

Kelima korban yang juga berprofesi sebagai penambang ini adalah Ril Mamonto (21) warga Desa Bakan, Doli Mamonto (45) warga Desa Bakan, Ahmadi (36) warga Desa Bakan, Repi Mamonto (23) warga Desa Ikuna, dan Ras Paputungan (45) warga Desa Bakan.

Kapolsek Lolayan AKP Joel Lalensang mengatakan jika empat korban adalah warga Desa Bakan dan satu warga dari desa lain.

Perwira tiga balok ini mengatakan jika ada kemungkinan para korban tewas karena zat asam.

Baca juga: 8 Cara Mudah Mencegah Heartburn dan Asam Lambung: Dapat dengan Mengurangi Konsumsi Kopi

"Bisa jadi, tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan," aku dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekadar di ketahui, lokasi pertambangan di Kecamatan Lolayan termasuk di Desa Bakan memang jadi sasaran empuk para pengusaha peti.

Bahkan, alat berat di lokasi ini bebas melakukan aktivitas.

Tahun 2019, Desa Bakan menghebohkan Indonesia dengan kasus tertimbunnya puluhan penambang peti.

Namun, selang waktu tersebut hingga sekarang sering terjadi korban jiwa yang tidak terhitung lagi.

Anehnya, masyarakat justru tak jera meski korban berjatuhan.

Apalagi para pemilik modal peti. Mereka justru gila-gilaan melakukan penambangan ilegal.

Kronologi 

AKP Joel Lalensang mengatakan awalnya kelima korban berpamitan untuk menuju lokasi tambang pada Senin (6/9/2021) sore.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas