Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Siswi SMK Buang Bayi Hasil Hubungan Terlarang dengan Pacarnya ke Jembatan

Kasus pembuangan bayi menghebohkan warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Diketahui yang menjadi pelaku pembuangan adalah siswi kelas 1 SMK.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Siswi SMK Buang Bayi Hasil Hubungan Terlarang dengan Pacarnya ke Jembatan
Kolase Tribunnews.com: TribunSolo/Istimewa
(Kiri) Lokasi pembuangan bayi dan (Kanan) Bayi malang saat mendapatkan perawatan di puskesmas. 

TRIBUNNEWS.COM, WONOGIRI -  Warga Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan bayi di dalam bungkus mi instan.

Belakangan diketahui pelaku yang membuang bayi adalah siswi kelas 1 SMK berinisial P (15).

P hamil akibat hubungan terlarang bersama sang pacar yang umurnya juga 15 tahun.

Kini polisi sudah menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam kasus ini.

Bagaimana kelengkapan informasi dari kasus ini? Berikut rangkuman fakta-faktanya:

Kronologi

Dikutip dari TribunSolo.com, kasus ini bermula saat warga menemukan bayi dalam kardus.

Rekomendasi Untuk Anda

Lokasi penemuan berada di Jembatan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan pada Selasa (24/8/2021).

Saat ditemukan, bayi malang tersebut berbalut kain jarik dan dimasukkan ke dalam kardus bekas mi instan.

Saksi kejadian adalah Pranata Oditia Graha (29) yang letak rumahnya tak jauh dari TKP.

Sekitar pukul 06.30 WIB, seperti biasa dia akan memberi pakan burung peliharaannya yang digantung di teras.

Saat itu, dia melihat adanya kardus di sisi jembatan.

TKP penemuan bayi perempuan yang dibuang.
TKP penemuan bayi perempuan yang dibuang. (Istimewa/Dok Humas Polres Wonogiri)

"Saya penasaran kok ada kardus di sana, saya intip kok ada tangan, kemudian dibuka pelan-pelan pakai kayu disaksikan beberapa warga," jelasnya, dikutip dari TribunSolo.com.

Mengetahui di dalam kardus ada bayi, Pranata langsung melaporkan hal itu ke pihak RT dan Lurah kemudian diteruskan ke pihak kepolisian untuk dilakukan olah TKP.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas