Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Pria Todongkan Senjata Api Rakitan kepada Kepala Sekolah di Dompu, Kaca Ruang Kelas Dirusak

AM memerintahkan Muhammad Ihsan mengumpulkan siswa sekolah dengan menodongkan moncong senjata api rakitan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Seorang Pria Todongkan Senjata Api Rakitan kepada Kepala Sekolah di Dompu, Kaca Ruang Kelas Dirusak
Dok. Polres Dompu
Tim Puma Polres Dompu menangkap pelaku teror di sekolah Kecamatan Kilo, Senin (13/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNNEWS.COM, DOMPU - AM (41), warga Dusun Matompo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu mengamuk di salah satu SMA di Kecamatan Kilo, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (13/9/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

AM tiba-tiba datang merusak kaca sekolah saat para siswa sedang belajar.

Dia juga menodongkan senjata api rakitan kepada kepala sekolah di lokasi.

Aksi pria ini membuat para siswa dan guru ketakutan.

Saat itu, Muhammad Ihsan (48), kepala sekolah sedang mengecek proses belajar-mengajar.

Tiba-tiba dia mendengar suara kaca pecah.

Rekomendasi Untuk Anda

Muhammad Ihsan melihat AM sedang merusak kaca jendela sekolah.

Dia kemudian mendekati pelaku dan menanyakan penyebab AM merusak fasilitas sekolah.

AM menjawab, dia tersinggung karena keluarganya yang sedang mengerjakan bawang ditegur oleh siswa dari sekolah tersebut.

Para siswa itu menegur dengan kata-kata 'Bagaimana Kabar Mertua'.

Tim Puma Polres Dompu menangkap pelaku teror di sekolah Kecamatan Kilo, Senin (13/9/2021).
Tim Puma Polres Dompu menangkap pelaku teror di sekolah Kecamatan Kilo, Senin (13/9/2021). (Dok. Polres Dompu)

Setelah berbicara dengan Muhammad Ihsan, kemudian AM ke luar dari lingkungan sekolah.

Beberapa saat kemudian, AM kembali lagi dengan membawa senjata api rakitan laras panjang.

AM kemudian memerintahkan Muhammad Ihsan mengumpulkan siswa sekolah dengan menodongkan moncong senjata api rakitan.

Atas kejadian tersebut sekolah merasa keberatan dan melaporkan kejadian ke SPKT Polsek Kilo.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas