Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Konsumsi Sabu Pertamakali Saat Diputus, Sopir Truk Justru Kebablasan hingga Akhirnya Ditangkap

Untuk mendapatkan sabu, AR yang berprofesi sebagai sopir truk proyek rela menyisihkan gajinya agar bisa mengkmonsumsi barang haram itu

Konsumsi Sabu Pertamakali Saat Diputus, Sopir Truk Justru Kebablasan hingga Akhirnya Ditangkap
Megapolitan kompas
Ilustrasi Sabu-sabu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzaki

TRIBUNNEWS.COM, KEBUMEN-  AR (38), pemuda asal Desa Sarwogadung, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo, kasus penyalahgunaan narkoba terungkap berdasarkan laporan masyarakat.

AR ditangkap pada hari Sabtu,  (11/9/2021) sekitar pukul 21.30 WIB di pinggir jalan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen.

"Kita dapatkan barang bukti dua buah paket narkoba jenis sabu, yang dikemas dalam plastik klip bening," jelas Kompol Edi Wibowo, saat konferensi pers, Jumat (17/9/2021).

Kepada polisi, tersangka mengaku mulai mengonsumsi sabu sejak tahun 2017.

Awalnya ia frustasi karena diputus kekasihnya namun kebiasaan mengonsumsi sabu berlanjut hingga akhirnya ditangkap jajaran Sat Resnarkoba. 

Untuk mendapatkan sabu, AR yang berprofesi sebagai sopir truk proyek rela menyisihkan gajinya agar bisa mengkmonsumsi barang haram itu.

Baca juga: Polda Riau Gagalkan Peredaran 117 Kilogram Sabu dan 1000 Pil Ekstasi dari Jaringan Malaysia

Meski gajinya hanya Rp 50 ribu untuk sekali "narik", pemuda itu mampu membeli sabu.

"Sebenarnya sempat terfikir untuk berhenti pak tapi keburu ditangkap," ungkap tersangka AR.

Sejak awal mengonsumsi sabu di tahun 2017, ia memang tak pernah berurusan dengan hukum. 

Meski mengungkapkan penyesalan, AR tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

AR dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1 miliar dan paling banyak Rp.10 miliar. 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Sopir Truk Kebumen Nyabu di Pinggir Jalan, Frustasi Diputus Kekasih, Mewek Lagi

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas