Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penangkapan Buaya yang masuk Kolam di Musi Rawas Berlangsung Dramatis

Kemunculan buaya tersebut membuat warga heboh dan berupaya menangkapnya, namun banyak warga yang ketakutan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Penangkapan Buaya yang masuk Kolam di Musi Rawas Berlangsung Dramatis
ISTIMEWA
Seekor buaya moncong panjang menggegerkan warga Desa L Sidoharjo dan Desa Q1 Tambah Asri, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura),Jumat (17/9/2021) siang. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU - Buaya moncong panjang bikin geger warga Desa L Sidoharjo dan Desa Q1 Tambah Asri, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Jumat (17/9/2021) siang.

Buaya jenis senyulong sepanjang satu meter ini secara tiba-tiba sudah ditemukan warga sudah berada dalam siring aliran kolam.

Kemunculan buaya tersebut membuat warga heboh dan berupaya menangkapnya, namun banyak warga yang ketakutan.

Pelda Siswanto dan Serma Eko Apriyanto, anggota Kodim 0406 Lubuklinggau langsung turun tangan, keduanya sempat kewalahan.

Bahkan untuk menaklukkan dan menangkap buaya tersebut butuh waktu hampir satu jam.

Baca juga: Punya Pagar Rumah dari Kolam Koi, Pria Ini Tak Takut 80 Ekor Ikan Miliknya Dicuri, Kisahnya Viral

Setelah berhasil ditangkap buaya tersebut langsung menjadi tontonan warga, kemudian dievakuasi ke posko TMMD.

Rekomendasi Untuk Anda

Serma Eko Apriyanto menceritakan, penangkapan buaya itu bermula saat salah seorang setempat datang meminta bantuan menangkap buaya.

Saat itu ia bersama rekan-rekannya sedang beristirahat di posko TMMD, karena waktu sudah mendekati waktu shalat Jumat.

“Warga datang melapor ada buaya moncong panjang masuk ke pemukiman tepatnya di siring,” ujar Eko pada wartawan.

Ia kemudian bersama Pelda Siswanto dan dua orang anggota dari Yonif 141/AYJP berada dilokasi yang kebetulan tidak jauh dari Posko TMMD.

“Saat kami sampai warga sudah ramai, tapi tidak ada yang berani menangkapnya” ungkapnya.

Baca juga: Setara Institute Pertanyakan Opsi Jalan Tengah Komisi I Soal Pergantian Panglima TNI

Selanjutnya, ia mencari kayu yang bisa digunakan untuk menekan sekaligus menjepit kepala buaya.

Kemudian dibantu rekan-rekannya, menutup mata buaya hingga buaya berhasil ditangkap.

"Kami langsung ikat moncongnya, karena tidak ada tali terpaksa kami ikat pakai tali dari kulit pohon randu, karena itulah yang ada di lokasi," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas