Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dapat Uang Ganti Rugi Proyek Tol Rp 6 Miliar, Kakek di Klaten Rutin Didatangi Sales Mobil dan Emas

Paiman, petani asal Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak jadi miliarder.

Dapat Uang Ganti Rugi Proyek Tol Rp 6 Miliar, Kakek di Klaten Rutin Didatangi Sales Mobil dan Emas
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kakek Paiman saat ditemui di rumahnya di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (20/9/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Paiman, petani asal Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak jadi miliarder.

Pria berusia 67 tahun itu mendadak menjadi miliarder setelah 3 bidang tanahnya ikut diterjang Proyek Strategis Nasional (PSN).

Adapun tiga bidang tanah yang diterjang tol Yogyakarta-Solo itu mendapat Uang Ganti Rugi (UGR) senilai Rp 6 miliar.

Baca juga: PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Ini 10 Daerah Berstatus Level 4

Setelah menjadi miliarder, Paiman banyak kedatangan tamu setiap harinya, terutama para sales rumah, mobil, motor dan emas.

"Kalau sales yang datang banyak, ganti-ganti orangnya seperti sales perumahan, mobil dan kendaraan ini (motor), diajak nabung emas juga," ucapnya saat berbincang dengan Tribun Jogja di rumahnya, Senin (20/9/2021).

Menurut Paiman, dalam sehari dirinya bisa didatangi dua atau tiga sales berbeda.

Baca juga: Kasus Tanah Munjul, Ketua DPRD DKI Bilang Siap Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Masing-masing sales, lanjutnya, menawarkan mulai dari rumah, mobil, motor hingga tawaran untuk membuka tabungan.

Namun, Paiman hanya menjawab jika uang yang diterima sudah dibagikan kepada 12 anggota keluarganya.

"Kalau saya ditinggali nomor teleponnya (sales) ya saya juga nggak bisa hubungi mereka karena saya nggak punya handphone," jelasnya.

Diakui Paiman, di sekitar rumahnya terdapat 14 Kepala Keluarga (KK) lainnya yang rumahnya juga ikut kena proyek Trans Jawa itu.

Dari belasan KK yang kena itu, lanjutnya belum ada yang membeli mobil atau sepeda motor.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas