Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer, Saksi : Sopir Tidak Sempat Mengerem

Saksi Painah sempat mengira lakalantas itu seperti ban pecah namun ketika dilihat ternyata ada bus yang menabrak truk kontainer 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer, Saksi : Sopir Tidak Sempat Mengerem
Dok Tribun Jogja
Kecelakaan bus yang menabrak truk kontainer di Jalan Raya Kulonprogo - Purworejo, kapanewon Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNNEWS.COM, KULON PROGO - Kejadian kecelakaan lalu lintas antara bus Sugeng Rahayu yang menabrak truk kontainer di Jalan Wates-Purworejo Km 13 tepatnya di Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo cukup mengagetkan bagi Painah (57) yang merupakan warga setempat. 

Dia merupakan seorang saksi yang melihat kronologi laka lantas itu terjadi. Kebetulan lokasinya kecelakaan juga berada di depan rumah makan milik Painah. 

Painah menceritakan awalnya bus itu melaju sangat kencang dari arah timur (Kulon Progo) yang hendak menuju ke Bandung, Jawa Barat. 

Namun tepat di depan rumah makannya, bus itu tidak sempat mengerem hingga menabrak truk kontainer yang terparkir di badan jalan sebelah kiri.

Truk itu membawa gulungan benang. 

Ia mengira laka lantas itu seperti ban pecah namun ketika dilihat ternyata ada bus yang menabrak truk kontainer. 

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer di Kulonprogo, Sopir Diduga Kantuk

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan saya kaget karena awalnya busnya melaju kencang dan sopir tidak sempat mengerem," ucapnya, Jumat (24/9/2021). 

Kemudian selang beberapa waktu, datang polisi dan petugas Basarnas Yogyakarta yang akan melakukan evakuasi korban. 

Bus Sugeng Rahayu itu berisi 7 orang yakni sopir bus, sopir cadangan, kondektur bus dan 4 orang penumpang. 

Korban yang terjepit body bus dievakuasi dengan menggunakan alat ekstrikasi.

Sementara 5 korban lainnya dievakuasi melalui pintu belakang. 

"Ada 1 orang yaitu kondektur bus meninggal di lokasi kejadian karena kepalanya pecah dan 1 orang penumpang meninggal di RSUD Wates karena mengalami cidera kepala.

Kemudian penumpang lainnya yang masih sadar tadi juga sempat saya kasih minum lalu dibawa petugas ke RS Amalia Temon," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya, laka lantas terjadi ketika truk kontainer terparkir di badan jalan sebelah kiri dan tidak menyalakan lampu hazard. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas