Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Keluarga: Pelaku Pembunuhan Julia Adalah Sopir Kantor Bernama Rendi

Jasad Julia ditemukan sudah menjadi tulang belulang di kawasan Jongkang, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara.

Keluarga: Pelaku Pembunuhan Julia Adalah Sopir Kantor Bernama Rendi
Screenshot Youtube via Tribun Lampung
Almarhum Juwanah alias Julia (25), perempuan asal Muara Ancalong Kutai Timur yang jadi korban pembunuhan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Mohammad Fairoussaniy

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Penyebab kematian Juwanah alias Julia (25), perempuan asal Muara Ancalong  Kutai Timur masih menimbulkan tandatanya.

Jasad Julia ditemukan sudah menjadi tulang belulang di kawasan Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara.

Tulag belulang itu telah dievakuasi kepolisian ke RSUD AW Syahranie.

Tadi malam sekira pukul 22.30 sampai 00.10 WITA, autopsi juga dilakukan oleh dokter forensik rumah sakit plat merah ini.

"Dari hasil otopsi yang dilakukan oleh dokter forensik RSUD AW Sjahranie, pada tubuh korban ditemukan tali sepanjang 1,5 meter melilit di bagian bawah rambut," ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Baca juga: Sosok Mahasiswi di Samarinda yang Kubur Bayinya di Pot Bunga, Dikenal Ramah dan Pendiam

Selain itu, pihaknya juga mengecek tusukan benda tajam di tubuh korban yang diakui pelaku Rendi yang tidak lain adalah seorang sopir di tempat korban bekerja.

Pelaku ternyata bukan pacar korban Juwanah, informasi ini didapat dari pihak keluarga yang hadir saat autopsi tengah berjalan.

Baca juga: 16 Hari Hilang, Misteri Pembunuhan Julia Akhirnya Terkuak, Kekasih Korban Dicurigai Jadi Pelakunya

"Mencocokan robeknya baju korban dengan lebar pisau milik pelaku yang ditemukan di TKP. Tulang pipi kanan patah akibat sikutan yang dilakukan pelaku," kata Aipda Harry Cahyadi.

Inafis juga melakukan identifikasi atau mencoba mengenali pakaian-pakaian yang digunakan oleh korban, dan memperlihatkan ke pihak keluarga.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas