Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Detik-detik Kakek 67 Tahun di Sumbar Diserang Beruang Madu, Korban Selamat Berkat Kaleng Cat

Keganasan beruang madu memakan korban di Pesisir Selatan, Sumbar. Kakek 67 tahun bernama Ali Amran menderita luka parah karena diserang satwa ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Detik-detik Kakek 67 Tahun di Sumbar Diserang Beruang Madu, Korban Selamat Berkat Kaleng Cat
TRIBUN PEKANBARU/Theo Rizky
Ilustrasi beruang madu serang kakek 67 tahun di di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNNEWS.COM - Keganasan beruang madu memakan korban di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Kakek 67 tahun bernama Ali Amran menderita luka parah karena diserang satwa bernama ilmiah Helarctos malayanus ini.

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono membenarkan kejadian ini.

Ia menjelaskan, Korban diserang beruang ketika pulang dari ladangnya.

Sedangkan lokasinya berada di Nagari Kapelgam Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Baca juga: Kronologi Pendulang Emas di Jambi Tewas Diterkam Harimau, Diserang dari Arah Belakang saat Minum Teh

Tim BKSDA Sumbar saat melakukan pengusiran beruang di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (27/9/2021).
Tim BKSDA Sumbar saat melakukan pengusiran beruang di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (27/9/2021). (Istimewa/BKSDA Sumbar)

Akibatnya korban mengalami mengalami luka bekas gigitan di kaki sebelah kiri.

Beruntung korban masih selamat dengan memukul beruang madu menggunakan kaleng cat yang dibawa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Alhasil dari upaya korban tersebut, korban bisa menyelamatkan diri dari serangan beruang tersebut dan luka atas gigitan tersebut korban mendapatkan 50 jahitan," kata Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono, Selasa (28/9/2021).

Ardi Andono mengatakan, pihaknya telah turun melakukan verifikasi dan investigasi untuk melakukan penanganan konflik ini.

"Tim bergerak ke lokasi kejadian pada Jumat (24/9/2021) dengan melakukan koordinasi dengan pemerintahan nagari setempat," katanya.

Selanjutnya pihaknya bersama masyarakat melakukan penghalauan dengan bunyi-bunyian menggunakan meriam karbit.

Baca juga: Kronologi Ketua RT Tewas Diterkam Buaya di Depan Istri

Selain itu, juga dilakukan penyisiran bersama-sama di sekitar lokasi kejadian dan lokasi kemunculan beruang yang diinfokan masyarakat.

"Tujuannya untuk melihat apakah ada bekas jejak dan cakaran dari beruang."

"Tim penanganan konflik dari RKW Pesisir Selatan juga mendatangi rumah korban," katanya.

Ia berharap, masyarakat untuk dapat membuat alat bunyi-bunyian seperti meriam karbit.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas