MW, Perempuan yang Membunuh Pasangan Sesama Jenis Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Pelaku telah ditahan di Polsek Wanea dan terancam pidana dengan pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Okvini Rundengan atau V Rundengan (22), warga Desa Kali Kecamatan, Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut tewas setelah ditikam MW (20), warga Kelurahan Ranotana Lingkungan VI, Kecamatan Sario, Manado, Sulut.
Berdasarkan penyelidikan polisi, diketahui bahwa pelaku dan korban adalah pasangan sesama jenis.
Peristiwa itu terjadi Rabu (29/9/2021) sekitar pukul 20.30 Wita.
Pihak tersangka dan korban sudah berhubungan pacaran sesama jenis sejak 29 Juli 2021 sampai saat kejadian.
Mereka berdua diketahui tinggal bersama di tempat salah satu indekos di kelurahan Wanea Lingkungan Satu Kecamatan Wanea.
Malam sehari sebelum kejadian kedua pasangan ini sedang melakukan live streaming di sosial media.
"Jadi motif pembunuhan ini, dimana korban berperan sebagai laki-laki dan cemburu kepada pelaku," ujar Kapolsek.
Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Wanea dan terancam pidana dengan pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kapolsek Wanea AKP Arie Najoan mengungkapkan, kronologis pembunuhan ini bermula saat korban bernama Okvini Rundengan dan tersangka minum-minuman keras oplosan.
Kemudian korban dan tersangka mulai berselisih paham untuk menggoreng pisang dan terjadi pertengkaran mulut.
Kemudian korban beranjak dari tempat tidur langsung keluar menutup pintu dari luar.
Korban masuk kembali di dalam kamar langsung memukul tersangka dengan menggunakan kedua tangan.
Kemudian korban mengambil sebuah gunting dari dalam lemari dan terjadi tarik menarik gunting tersebut.
Pada saat gunting tersebut di tangan tersangka, langsung tersangka menikam korban dengan sebuah gunting dan kena di dada sebelah kiri.