Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Orang Tewas Tercebur dalam Bak Aspal di Demak, Begini Kronologi Kejadiannya

Keterangan Marmin (66) melalui seorang relawan, Ari Rukmana, kecelakaan terjadi saat para pekerja hendak membersihkan bak penampungan produksi aspal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 3 Orang Tewas Tercebur dalam Bak Aspal di Demak, Begini Kronologi Kejadiannya
ISTIMEWA
Petugas BPBD, relawan dan Polisi mendatangi lokasi bak penampungan aspal di daerah Wonosalam, Demak seusai terjadi kecelakaan kerja, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Reza Gustav Pradana 

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Tiga orang dilaporkan tercebur ke dalam bak aspal di  di sebuah perusahaan pengolahan aspal PT Aspal Polimer Emulsindo di Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, Selasa (5/10/2021).

Korban meninggal adalah Alamul Huda Alfadilhil (22), Abdul Rosul (32), dan Budi Lanjar Utomo (27) yang warga Demak.

Peristiwa kecelakaan kerja itu juga membuat 5 orang lainnya mengalami luka-luka.

Dari keterangan saksi yang juga pekerja, Marmin (66) melalui seorang relawan, Ari Rukmana, kecelakaan terjadi saat para pekerja hendak membersihkan bak penampungan produksi aspal.

Semula, Huda dan rekannya tak kunjung muncul dari bak penampungan aspal sehingga teman lainnya mencari mereka.

Sontak terdengar teriakan minta tolong dari salah satu korban hingga teman lain berdatangan.

Baca juga: Polres Lampung Selatan Selidiki Asal Usul Limbah Aspal di Pantai Kalianda 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, salah satu pekerja yang hendak menolong kedua korban tercebur ke dalam bak aspal hingga terluka di bagian kepala.

Korban yang berada di dalam bak meninggal seusai mengalami sesak napas akibat bau aspal yang menyengat.

Selain korban meninggal, lima orang lainnya juga mengalami sesak napas dan menjalani perawatan di RSI NU Demak.

Salah satu korban juga sempat pingsan saat menghirup bau aspal.

Korban lainnya, Listiyo (22), yang kini dirawat di RSI NU Demak.

Listiyo menuturkan, sebelum kejadian berlangsung, ada pekerja yang bertugas melakukan pengelasan bagian bawah tangki tempat mengolah bahan baku aspal mentah menjadi aspal cair.

Baca juga: Polres Lampung Selatan Selidiki Asal Usul Limbah Aspal di Pantai Kalianda 

Kebetulan tangki tersebut isinya sudah habis.

Saat dilakukan pengelasan tangki dimungkinkan ada asap bekas las lasan itu yang masuk ke dalam tangki.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas