Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

6 Kendaraan Ikut Hangus Saat Gudang Usaha Es Krim dan Rumah di Pidie Terbakar

Tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran sehingga petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 6 Kendaraan Ikut Hangus Saat Gudang Usaha Es Krim dan Rumah di Pidie Terbakar
For Serambinews.com
Gudang usaha es krim bersama rumah di Gampong Jeumphoi Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 00.10 WIB, dini hari, terbakar. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Gudang usaha es krim dan rumah permanen di Gampong Jeumphoi Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Kamis (14/10/2021) sekira pukul 00.10 WIB, dini hari, dilahab si jago merah. 

Kebakaran itu juga menghanguskan enam kendaraan masing-masing mobil dua unit dan sepeda motor (sepmor) enam unit. 

Pemiliknya bernama Marhaban bin Sudirman (31) bersama keluarga selamat dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kapolsek Mutiara Timur, Iptu Maksum SH, kepada Serambinews.com, Kamis (14/10/2021) menyebutkan, peristiwa terbakarnya usaha gudang es krim itu terjadi pukul 00.10 WIB, dini hari, saat pemilik Marhaban bin Sudirman bersama keluarganya terlelap tidur.

Saat itu, kata Kapolsek Maksum, seorang warga bernama Hasan (50) melihat lidah api telah menyala di bagian belakang rumah. Rumah Hasan terletak di bagian belakang gudang usaha es krim milik Marhaban.

Saat itu, Hasan menjerit minta tolong kepada warga untuk dilakukan pemadaman api. Sebab, dalam hitungan menit, kobaran api cepat membesar yang menyambar bagian depan rumah milik Marhaban.

Rekomendasi Untuk Anda

Rumah permanen dengan gudang es krim satu lokasi yang letaknya berdekatan. 

Baca juga: Ibu dan Anak Korban Kebakaran Warung Soto Lamongan di Sawah Besar Dilarikan ke RSUD 

Hasan pun menghubungi personel Polsek Mutiara yang bertugas sebagai piket.

 "Anggota kita langsung menghubungi petugas kebakaran di Kota Mini Gampong Lada, Kematan Mutiara Timur dan petugas PLN Beureunuen," ujarnya.

Menurutnya, tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api. Sehingga api berhasil dipadamkan.

" Api diduga dari AC gudang usaha es krim," jelasnya.

Ia menambahkan, kebakaran tersebut ikut menghanguskan satu pikap L300 dan satu pikap Carry.

Baca juga: Pembunuh Beni MP Sinambela di Hotel Hawai Medan Ditangkap di Kabupaten Aceh Singkil

Lalu empat unit sepmor terdiri dari Yamaha Mio Soul GT, Yamaha Mio Sporty, Yamaha Mio Sporty dan Honda Vario 150. Kerugian diperkirakan Rp 800 juta.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas