Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Tegur Pemuda Mabuk, Anggota Polisi di NTB Dikeroyok, Ini Kronologinya

Seorang anggota polisi di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gara-gara Tegur Pemuda Mabuk, Anggota Polisi di NTB Dikeroyok, Ini Kronologinya
ISTIMEWA
Ilustrasi pengeroyokan - Seorang anggota polisi di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda. 

Korban melarang mereka tidak minum minuman keras didepan rumahnya.

Karena tidak terima ditegur, salah seorang dari kelompok anak muda tersebut mengambil sebuah batu yang berada di sekitar lokasi.

Dia langsung memukul korban sebanyak tiga kali.

Baca juga: Dua Tersangka Kasus Penganiayaan Pedagang Pasar di Percut Seituan Akhirnya Menyerahkan Diri

Baca juga: Pria Ini Tega Aniaya Keponakan yang Berumur 12 Tahun Lalu Tinggalkan Korban Begitu Saja

Dua kali mengenai kepala sebelah kiri korban dan sekali mengenai punggung korban.

Melihat kejadian itu, warga berdatangan dan sebagian pemuda berhasil di amankan masyarakat setempat.

Terkait hal itu, Kapolres Dompu melalui Kapolsek Manggalewa Iptu Abdul Malik membenarkan peristiwa tersebut.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka robek di kepala dan dijahit sebanyak 8 jahitan.

Rekomendasi Untuk Anda

Serta bengkak dan memar akibat pukulan batu.

Begitu mendapat laporan dari masyarakat terkait peristiwa tersebut, dia memerintahkan anggotanya menuju lokasi dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan.

Kedua pelaku tersebut sempat dihajar massa di lokasi.

Saat diamankan keduanya sempat melakukan perlawanan terhadap petugas.

Bahkan mencoba melarikan diri, tetapi berhasil tangkap kembali.

Kemudian keduanya dibawa ke markas Polres Dompu.

”Terkait dua pelaku yang masih buron, kami akan tetap melakukan pengejaran,” tutupnya.

Baca juga: Warga yang Dianiaya Polantas di Sumut Ternyata Positif Narkoba: Sempat Menolak Diperiksa

Pukul 18.10 Wita, Kapolsek Manggelewa Iptu Abdul Malik di TKP melakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat dan keluarga korban.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas