Tribun

Pinjaman Online

Sultan HB X Tanggapi Penggerebekan Pinjol di Sleman, Tawarkan Kemudahan Tapi Risiko Tinggi 

Penggerebekan kantor Pinjol di Sleman, Gubernur DIY minta warganya mencari informasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan pinjol.

Editor: Theresia Felisiani
Sultan HB X Tanggapi Penggerebekan Pinjol di Sleman, Tawarkan Kemudahan Tapi Risiko Tinggi 
Tribunjogya.com/Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi digerebeknya kantor pinjaman online (pinjol) di wilayah Sleman.

Diketahui beberapa hari lalu, Polda Jabar bekerja sama dengan Polda DIY menggerebek kantor pinjol di Sleman, DI Yogyakarta.

Terkait penggerebekan ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta warganya untuk mencari informasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan pinjol.

Baca juga: Maling Spesialis Kantor KUA Ditangkap, Incar Buku Nikah untuk Dijual ke Penyedia Jasa Kawin Kontrak

Sultan mengatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah sering kali melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait adanya pinjol ini.

"Sebetulnya kalau saya ya, mestinya OJK selalu mengatakan sebelum melangkah cari informasi yang benar. Yang akan dihubungi itu gimana," jelas Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (18/10/2021).

Sultan menyampaikan, menggunakan pinjol memang menawarkan kemudahan dalam proses pinjamannya tetapi pinjol juga memiliki resiko yang tinggi.

"Tapi ya bagaimana kalau perbankan prosedur memang lama, tapi lewat pinjol cepat tapi risikonya ya cepat," ucap Sultan.

Baca juga: Digerebek Polisi, Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Sepi, Hanya Ada 4 Orang, Puluhan Lainnya WFH

Dengan risiko yang tinggi, Sultan meminta masyarakat tetap berhati-hati.

Sultan juga meminta masyarakat hati-hati dengan rentenir hingga arisan online.

"Hati-hati itu memang harus hati-hati. Tapi enggak cuma pinjol, rentenir entah itu koperasi, nyatanya dibawa lari. Ya, sama aja hadiah mobil berharap dapat, yang belakang ya enggak dapat karena sudah bangkrut dan sudah lari," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas