Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemulung di Padang Rudapaksa Anak Kandung, Bercak Cairan di Celana Korban jadi Petunjuk

Kasus seorang pemulung diduga tega setubuhi anak kandungnya terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat. Bercak cairan di celana korban jadi petunjuk.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
zoom-in Pemulung di Padang Rudapaksa Anak Kandung, Bercak Cairan di Celana Korban jadi Petunjuk
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi seorang pemulung di Kota Padang diduga tega rudapaksa anak kandungnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus seorang pemulung diduga tega merudapaksa anak kandungnya sendiri terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat.

Diketahui pelakunya pria 50 tahun berinisial SL.

Sementara korbannya gadis belia, ML.

Korban kini masih berusia 13 tahun dan duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang.

Baca juga: Dukun Cabul di Sumut Rudapaksa Anak Pasiennya, Korban Dibujuk Sakit Ayahnya Bisa Sembuh

Awal terbongkar

Dihimpun dari TribunPadang.com, kasus ini berhasil dibongkar oleh kakak tiri dari korban, YF (22).

Ibu rumah tangga itu awalnya melihat SL keluar dari kamar dengan memakai kain sarung.

YF kemudian masuk kamar tersebut dan menemukan ML tengah tertidur.

Ia juga melihat ada bercak cairan diduga sperma di bagian celana korban.

YF bertanya kepada ML soal cairan tersebut.

Baca juga: Baru Jadian Sehari, Siswi SMA di Kupang Nyaris Dirudapaksa Kakak Kelas, Korban Terus Memberontak

Namun karena masih belia, ML tidak mengetahuinya.

Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas dan diduga korban telah dinodai sebanyak dua kali.

YF kemudian melaporkan kejadian yang menimpa adik tirinya ke Polresta Padang.

Pelaku diamankan

Terduga pelaku inisial SL (50) diduga melakukan perbuatan cabul saat diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Padang, Senin (1/11/2021).
Terduga pelaku inisial SL (50) diduga melakukan perbuatan cabul saat diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Padang, Senin (1/11/2021). (ISTIMEWA/DOK.POLRESTA PADANG)

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda membenarkan pelaporan tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas