Bupati Anwar Sadat Jadikan Tanjung Jebung Barat Surga Pinang
Bupati Tanjung Jebung Barat, Anwar Sadat akan menjadikan daerahnya penghasil pinang terbaik siap ekspor. Apa kiatnya?
Editor:
cecep burdansyah
Sekarang kita sudah dibuka, aksesnya sudah ada, di dinas perdagangan juga sudah teregistrasi, kemudian ada pengusaha yang mau beli lewat pelabuhan, apalagi kita punya pelabuhan roro, kita maksimalkan pelabuhan kita, tinggal lagi dinas perdagangan kita bekerjasama dengan kementerian perdagangan, merekalah yang mengoneksikan dengan pengusaha-pengusaha luar negeri dan bisa langsung dijual tanpa harus melalui Provinsi Jambi.
Jika kita melalui Provinsi Jambi, yang dapat untung provinsi, itu kan melewati Pelabuhan Talang Duku, dan pelabuhan itu kan bukan punya kita, jadi PAD juga bukan untuk kita. Bahan punya kita, tapi orang yang mendapatkan manfaat dari bahan kita itu. Inilah yang menjadi tugas kita, saya kira cukup berat, tapi insyaalah mudah-mudahan pelan-pelan kita akan lakukan upaya seperti ini, sehingga petani pinang kita bisa makmur dan bisa cukup baik, dan insyaallah menambah PAD Tanjung Jabung Barat.
Bagaimana cara agar petani mau mepertahankan bertani pinangnya dan tidak beralih ke komoditas lain?
Insyaallah kita akan buat semacam peraturan bupati seperti yang kita buat pada lahan pertanian, karena lama-lama lahan pertanian kita kan sudah beralih fungsi, jadi dulu orang nanam padi sekarang sudah nanam kelapa, sawit atau pinang.
Jadi kita sudah melakukan tata ruang dan kita buat jadi lahan pertanian itu memang tidak kita benarkan lagi beralih fungsi, karena harapan kita Tanjung Jabung Barat bisa jadi lumbung padi provinsi yang akan datang, apalagi misi gubernur yang baru ini, menjadikan Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muarojambi itu menjadi food estate, artinya menjadi pemasok lokal termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran di Provinsi Jambi.
Ke depannya kita menjadi kabupaten yang diprioritaskan untuk perkebunan dan pertanian, jadi kita melakukan intervensi jangan sampai lahan-lahan pertanian dialihfungsikan. Kedua lahan perkebunan pinang dan kelapa insyaallah mudah-mudahan akan kita revitalisasi kembali jangan sampai berubah menjadi lahan sawit.
Daerah mana saja yang menjadi potensi penghasil pinang terbanyak?
Di Tanjung Jabung Barat ini yang paling strategis masih di Betara. Di Betara itu komposisi tanahnya sudah sesuai dengan pinang, kemudian di Pengabuan, kemudian di Bram Itam, di Tungkal Ilir, ini sentra pinang kita, dan memang pinang kita ini produksinya tinggi-tinggi, dua kali lebih banyak.
Jadi kalau satu pinang yang biasa, satu tandan isinya 10-20, tapi kalau varietas Betara ini bisa sampai 40, jadi buahnya bisa lebih banyak, hasil produksinya bisa dua kali lipat. Cuma tinggal olah tanam, kita nanam pinang kan ada ilmunya, misalnya 4 meter jaraknya, kalau dekat-dekat gitu nanamnya gimana buuahnya mau bagus. Jadi mungkin nanti dengan tenaga penyuluh pertanian dan perkebunan bisa memberikan ilmunya sehingga produksi kita juga cukup baik.
Saat ini berapa rata-rata hasil pinang setiap bulannya?
Dari catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, cukup besar. Kalau tidak salah kemarin sudah hampir ratusan ton, kita belum dapat data terakhir waktu kita ekspor kemarin, mudah-mudahan nanti ini kita minta Disperindag untuk setiap bulan menyampaikan hasil capain produksi pinang kita, karena selama ini pinang-pinang kita itu individual jualnya, jadi mereka tidak melaporkan ke Disperindag, mereka tidak melaporkan bahwa mereka akan jual dan ekspor.
Jadi akhirnya kan banyak yang belum tercatat, memang mereka ini tidak mau ya, takut bayar pajak mungkin dan sebagainya, karena harganya kita tinggi ini Rp14 ribu, Rp17 ribu, Rp18 ribu dan kualitas super bisa di atas Rp20 ribu.
Baca juga: Langkah Strategis Rektor Unair: Vaksin Merah Putih Selesai Juni 2022 (1)
Selain Arab Saudi, apakah ada target ekspor ke negara lain?
Sebenarnya sudah ada pangsa pasarnya kan seperti di India, Malaysia cuma memang kualitas yang diminta oleh Arab Saudi ini lebih tinggi, karena mereka lebih pada konsumsi, beda dengan negara-negara lain.
Bagaimana cara peningkatan kualitas pinang di Tanjung Jabung Barat?