Tribun

Banjir Lahar Dingin Ile Lewotolok Memutus Jalan Penghubung di Kabupaten Lembata NTT

Banjir berlangsung sejak pagi hingga jelang siang hari melintasi jalur banjir bandang besar pada awal April 2021.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Banjir Lahar Dingin Ile Lewotolok Memutus Jalan Penghubung di Kabupaten Lembata NTT
Dok Warga
Warga gotong-royong memperbaiki jalan penghubung rusak diterjang banjir, Sabtu 14 November 2021 di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Irfan Hoi

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Hujan lebat di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan banjir lahar dingin dari puncak Ile Lewotolok, Sabtu (13/4/2021).

Banjir lahar dingin juga merusak beberapa ruas jalan penghubung antardesa, sehingga tidak bisa dilewati.

Banjir ini berlangsung sejak pagi hingga jelang siang hari melintasi jalur banjir bandang besar pada awal April 2021.

Aparatur Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Yosep Dore, membenarkan kejadian itu.

Kondisi banjir saat ini, kata Yosep, berangsur surut dan kendaraan bisa melewati jalur penghubung antar Desa Amakaka dan Desa Lamawara di Kecamatan Ile Ape.

"Masih, tapi sudah surut, kendaraan sudah bisa lewat. Posisi sekarang aman dan masyarakat sudah bisa beraktiVitas," katanya.

Ia menyebut banjir yang berlangsung selama kurang lebih satu jam melintas pada bekas banjir bandang yang letaknya tak jauh dari gereja di Stasi Lewotolok.

Baca juga: Antisipasi Genangan dan Banjir, Pemprov DKI Siagakan Petugas dan Peralatan

Selain banjir di Desa Amakaka, banjir juga disebutkan memutus jalur penghubung di Desa Napasabok Kecamatan Ile Ape ke Desa Lamagute, Kecamatan Ile Ape Timur.

Banjir tersebut membuat kendaraan dan aktiVitas warga antardesa terhambat dan tidak bisa berjalan lancar.

Akibat banjir bandang ini, ruas jalan penghubung di sekitar wilayah Kecamatan Ile Ape Timur diinformasikan putus dan tidak bisa dilalui.

Informasi yang diperoleh saat ini warga di Kecamatan Ile Ape Timur bergotong royong memperbaiki jalan penghubung itu agar bisa di lewati.

Diketahui, pascar banjir bandang awal April lalu, jembatan penghubung di sejumlah wilayah di Ile Ape dan Ile Ape Timur belum juga diperbaiki.

Hal ini menyulitkan warga beraktivitas ketika musim hujan, apalagi jika bertemu dengan banjir disaat yang bersamaan.

Camat Ile Ape, Simon Langoday, dalam pesannya menyampaikan kepada warga agar waspada terhadap cuaca yang terus berubah-ubah.

"Sehubungan dengan tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini di wilayah Ile Ape khususnya di area puncak Ile Lewotolok dan hari ini ada banjir di perbatasan Napasabok-Lamagute, mengimbau kepada seluruh warga di masing-masing desa agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa berubah," kata Simon kepada para kepala desa.

Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Banjir Lahar Dingin Ile Lewotolok Putuskan Jalan Antar Desa di Ile Ape

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas