Fakta Oknum Guru Honorer di Flores Timur Cabuli Siswinya, Modus Pelaku hingga Kondisi Korban
Korbannya yang masih anak bawah umur ini sampai mengalami pendarahan hebat dan dilarikan ke rumah sakit
Editor: Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, LARANTUKA- Aparat kepolisian di Flores Timur masih menangani oknum guru berinisial SW yang tega mencabuli muridnya.
Saat ini pelaku masih mendekam di sel Mapolres Flotim.
Aksi cabul guru muda ini tergolong sadis.
Pasalnya, korbannya yang masih anak bawah umur ini sampai mengalami pendarahan hebat dan dilarikan ke rumah sakit.
Meski aksi bejatnya sudah diketahui pihak sekolah atas pengakuan korban, namun SW sempat membantah telah pemerkosaan.
Ia malah mengatakan kalau aksinya itu atas dasar cinta, suka sama suka.
"Menurut guru (pelaku), mereka lakukan karena cinta, suka sama suka.
Tapi saya tidak terima alasan dia.
Baca juga: Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan Pria Beristri di Aceh Timur, Pelaku Kini Menghilang
Karena menurut saya, apa yang dilakukan oleh seorang guru terhadap anak didiknya itu, salah," kata Kepala sekolah tempat korban bersekolah, F Didu Bas Fernandez kepada wartawan, Senin 15 November 2021.
Menurut dia, guru harus melihat siswa sebagai anak.
"Orangtua menitipkan anaknya di sekolah, maka di sekolah, guru harus sebagai orangtua dan siswa adalah anak. Anak harus dilindungi,"
Ia mengaku pihaknya sudah mengambil kebijakan keras mengeluarkan SW dari sekolah.
"Karena dia (SW) statusnya guru honor, maka kewenangannya ada pada kepala sekolah dan komite sekolah.
Dan, saat itu juga dia diberhentikan. Surat pemberhentiannya sejak tanggal 1 November," katanya.