Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peluru yang Berada di Punggung Bocah di Kabupaten Bandung Barat Berhasil Dikeluarkan

Saat ini bocah malang itu masih mendapat perawatan agar kondisinya benar-benar pulih

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Peluru yang Berada di Punggung Bocah di Kabupaten Bandung Barat Berhasil Dikeluarkan
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Warga menunjukan foto korban peluru nyasar dan lokasi kejadiannya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tim medis  Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berhasil mengeluarkan peluru nyasar yang bersarang di punggung bocah bernama Muhammad Abdul Aljabbar.

Korban merupakan warga Kampung Babakan Cianjur, RT 06/03, Desa Cihampelas, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah dikeluarkan melalui operasi, Senin (22/11/2021)

Saat ini bocah malang itu masih mendapat perawatan agar kondisinya benar-benar pulih.

Paman korban, Tubagus Firman (33), mengatakan, untuk saat ini keponakannya itu tinggal menjalani pemulihan meskipun kondisinya sudah semakin membaik.

"Sekarang masih di ruang rawat, pelurunya sudah diangkat dan dibawa melalui tindakan operasi," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Sempat Nyasar ke Kamar Mandi Warga, Kini Binturong Diserahkan ke Resort KSDA 50 kota 

Beruntung keluarga korban, kata dia, tidak sampai mengalami kendala dalam menjalani tindakan operasi anak kelas 3 SD ini karena biayanya menggunakan BPJS Kesehatan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sementara belum ada (yang bertanggungjawab)," kata Tubagus.

Beruntung peluru yang menghujam punggung Abdul tak sampai menimbulkan cedera parah karena posisinya berada hampir mengenai tulang belakang bocah kelas 3 SD itu.

"Sebetulnya bahaya karena hampir kena tulang belakang.

Tapi alhamdulillah setelah operasi selesai semuanya aman," ucapnya.

 Meski peluru itu sudah diangkat, pihaknya belum mengetahui bentuk asli dari peluru itu karena keluarga korban juga hanya melihat dari hasil rontgen di rumah sakit.

"Enggak tahu, soalnya langsung diambil," ujar Tubagus.

Diberitakan sebelumnya, akibat kejadian yang terjadi pada Minggu (21/11/2021) itu, anak tersebut mengalami luka tembak pada bagian punggungnya sehingga harus dilakukan tindakan operasi untuk pengangkat peluru yang bersarang di punggungnya.

Warga setempat sekaligus saksi mata, Syarif Hidayat (43) mengatakan, anak tersebut terkena peluru nyasar ketika ayah korban memperbaiki ponsel di teras rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas