Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Banjir Lebih dari Satu Meter Landa 5 Kecamatan di Pati Jateng

Banjir yang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pati dan meluapnya Sungai Sentul tersebut kepung setidaknya 10 Desa di

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Banjir Lebih dari Satu Meter Landa 5 Kecamatan di Pati Jateng
BNPB
ilustrasi.Banjir menerjang wilayah Kabupaten Tegal usai hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya Sungai Cacaban, Sungai Rambut, Sungai Kemiri, Sungai Pekijing dan Sungai Siwarak, Senin (22/11/2021) pukul 23.30 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir melanda lima kecamatan di wilayah Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (25/11/2021) pukul 20.00 WIB. 

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi dari 10 cm hingga 140 cm dan menyebabkan sebanyak 673 Kepala Keluarga (KK) atau 1.195 jiwa terdampak.

Banjir yang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pati dan meluapnya Sungai Sentul tersebut kepung setidaknya 10 Desa di 5 Kecamatan di wilayah administrasi Kabupaten Pati

Lokasi terdampak antara lain Kecamatan Puncakwangi yakni di Desa Sokopuluhan, Desa Tanjungsekar, Desa Plosorejo dan Desa Tegalwiro. Kemudian Kecamatan Tambakromo tepatnya Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, dan Desa Tambakromo. Selanjutnya Desa Gunungpati di Kecamatan Winong, Desa Gabus di Kecamatan Gabus dan Desa Kayen di Kecamatan Kayen.

BPBD Kabupaten Pati juga melaporkan sebanyak 540 unit rumah warga terdampak dan akses jalan di beberapa titik tergenang air. Hingga saat ini belum ada laporan terkait masyarakat yang mengungsi akibat bencana ini. 

Baca juga: Mobil yang Dikendarainya Terseret Banjir di Barito Selatan Kalteng, Pasangan Suami Istri Meninggal

BPBD Kabupaten Pati juga telah melakukan upaya penanganan darurat sementara dengan berkoordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) 5 Kecamatan terdampak guna menyiapkan titik-titik kumpul atau tempat evakuasi sementara, apabila genangan air semakin meningkat.

Sementara itu, pantauan kondisi terkini di lokasi pada Jumat, (25/11/2021) cuaca cerah, namun banjir masih menggenangi jalan dan beberapa rumah warga. 

Berita Rekomendasi

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini yang berlaku 24 November 2021 hingga 25 November 2021 pukul 07.00 yang berpotensi hujan lebat yang berdampak banjir atau banjir bandang dapat terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan status Waspada. 

Meski peringatan dini telah dicabut, diharapkan warga tetap waspada pada kemungkinan adanya peningkatan genangan air dikarenakan potensi hujan ringan hingga lebat dapat terjadi hingga Minggu (28/11/2021).

Selain itu, BNPB juga mengimbau warga untuk hati-hati apabila melakukan aktivitas di sekitar sungai yang meluap dan titik-titik lokasi banjir. 

Kewaspadaan dalam berkendara juga harus ditingkatkan saat melewati jalan-jalan yang masih tergenang air. 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas