Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Medan

Polrestabes Medan menangkap dua terduga pembunuh M Idris, sopir taksi online (taksol) di Medan, Sumatera Utara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Medan
net
Ilustrasi Polrestabes Medan menangkap dua terduga pembunuh M Idris, sopir taksi online (taksol) di Medan, Sumatera Utara. 

TRIBUNNEWS.COM,MEDAN- Polrestabes Medan menangkap dua terduga pembunuh M Idris, sopir taksi online (taksol) di Medan, Sumatera Utara.

Namun, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus mengatakan, ada satu lagi yang masih dalam pengejaran.

"Masih kurang satu lagi pelakunya. Saat ini dalam pengejaran," kata Idris, Rabu (1/12/2021).

Disinggung mengenai identitas pelaku, Idris belum mau membeberkannya.

Dia mengatakan, jika satu pelaku lainnya ditangkap, baru polisi akan merilis kasus ini ke publik.

Baca juga: Dipicu Dendam Lama, Sopir di Medan Habisi Teman Dekat, Sudah Berkawan Selama 15 Tahun

Kronologis Kejadian

Kasus pembunuhan dan perampokan yang menimpa M Idris, warga Jalan TB Simatupang, Gang Abadi, Kecamatan Medan Sunggal pertama kali diketahui oleh warga.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada Rabu (1/12/2021) dinihari sekira pukul 01.20 WIB, warga di Jalan Inspeksi Kanal, Lingkungan 15, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor melihat ada seorang lelaki tergeletak di pinggir jalan.

Saksi kemudian memanggil warga sekitar, dan melapor kepada kepala lingkungan setempat, bahwa ada seorang lelaki tidak bergerak persis di depan SMA Negeri 13 Medan.

Pascapenemuan korban, warga kemudian melapor ke polisi.

Baca juga: Tangis Istri Sopir Taksi Online, Suami Pulang Tinggal Nama, Tewas Ditusuk Penumpang yang Merampoknya

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa jasad korban dibuang oleh pengendara mobil berwarna putih.

Kuat dugaan, mobil tersebut adalah milik korban yang sudah dikuasai pelaku perampokan. 
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi kemudian menghubungi Atika, istri dari almarhum M Idris.

Atika yang mendapat informasi suaminya meninggal dunia, langsung bergegas ke lokasi.

Dibunuh Dengan Cara Dijerat

Dari penuturan Atika, terdapat luka di sejumlah bagian tubuh suaminya.
Ada luka memar di bagian kedua mata.
Lalu, terdapat luka serupa di tangan sebelah kanan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas