Tribun

Update Video Pornografi di Bandara Yogyakarta: S Diduga Sebagai Pemeran hingga Tanggapan Pemda DIY

S diduga sebagai perempuan pemeran video pornografi di Bandara Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) Kabupaten Kulon Progo

Editor: Erik S
Update Video Pornografi di Bandara Yogyakarta: S Diduga Sebagai Pemeran hingga Tanggapan Pemda DIY
Tangkapan layar
Sebuah video yang memperlihatkan adegan tak senonoh yang diperankan oleh seorang perempuan di Yogyakarta International Airport 

TRIBUNNEWS.COM, KULON PROGO -  S diduga sebagai perempuan pemeran video pornografi di Bandara Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Polres Kulon Progo menilai adanya kesamaan ciri dengan instagram pelaku.

"Kami menduga pelakunya S. Karena ada kesamaan atribut setelah diamati di akun instagramnya entah dari kacamata atau atribut yang dikenakan lainnya," kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, Jumat (3/12/2021).

Dugaan pelaku tersebut juga diperkuat dengan adanya tulisan di bagian kanan bawah video tersebut.

Hingga saat ini, polisi terus mendalami kasus video pornografi tersebut.

Baca juga: Kasus Video Porno Merusak Citra Bandara Yogyakarta International Airport

Penyelidikan dilakukan bekerjasama dengan tim siber Polda DIY.

Dengan adanya video tersebut, kehadiran polisi sangat diperlukan guna menekan terjadinya kriminal di area bandara.

Mengingat belum adanya polisi yang bertugas di YIA.

"Seperti di Bandara Soekarno Hatta yang terdapat polres bandara. Ataupun bandara-bandara lainnya yang ada polsek bandara atau pos polisi. Karena sudah dua kali kasus terjadi di YIA di antaranya penipuan jual beli berlian dan video porno yang viral akhir-akhir ini," kata Jeffry.

Baca juga: Polres Kulon Progo Libatkan Tim Siber Polda DIY Ungkap Identitas Pembuat Video Tidak Senonoh di YIA

Diberitakan sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi tak senonoh itu diunggah oleh sebuah akun @koleksiRA**** pada 23 November 2021 lalu.

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas