Tribun

Mahasiswi Bunuh Diri

Kapolri Listyo Sigit dan Sahroni Tanggapi Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Mojokerto

Kasus meninggalnya mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur, yang meninggal di makam ayahnya, turut mendapat perhatian dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Penulis: Nuryanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Kapolri Listyo Sigit dan Sahroni Tanggapi Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Mojokerto
TribunJatim/Mohammad Romadoni, Tribunnews.com/Chaerul Umam
Listyo Sigit (kiri), makam ayah mahasiswi NW (tengah), Sahroni (kanan). Kasus meninggalnya mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur, yang meninggal di makam ayahnya, turut mendapat perhatian dari Kapolri dan anggota DPR. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus meninggalnya mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur, yang meninggal di makam ayahnya, turut mendapat perhatian dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Mahasiswi berinisial NW (23) itu diduga bunuh diri karena depresi akibat jalinan asmara dengan seorang oknum polisi bernama Randy Bagus.

Oknum polisi berpangkat Bripda ini berdinas di Polres Pasuruan Kabupaten.

Berdasarkan keterangan polisi, Bripda Randy Bagus telah menghamili NW dan terlibat aborsi.

Sebelumnya, informasi soal oknum polisi itu juga dibagikan oleh akun Twitter @Ayang_Utriza, Sabtu (4/12/2021).

Pemilik akun mengunggah foto Bripda Randy Bagus beserta sang ayah yang disebut sebagai anggota DPRD.

Pengunggah menyebut, ayah oknum polisi tersebut ikut andil dalam kematian NW.

Baca juga: Mantan Pacar Mahasiswi Tewas di Pusara Ayahnya Ditahan, Bripda Randy Terancam 5 Tahun Penjara

Cuitan tersebut lalu ditanggapi oleh Kapolri Listyo Sigit dalam akun Twitter resminya, @ListyoSigitP, Sabtu.

Kapolri berterima kasih atas informasi dari pemilik akun Twitter tersebut.

Ia menegaskan, kasus meninggalnya mahasiswi asal Mojokerto ini tengah ditangani Polda Jawa Timur.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas