Tribun

Erupsi Gunung Semeru

Cerita Relawan Erupsi Gunung Semeru: Pinjam Pintu Rumah Warga Tempat Angkut Jenazah

Relawan erupsi Gunung Semeru mengungkapkan kesulitan mengevakuasi jenazah. Mereka bahkan sampai harus pinjam pintu rumah

Editor: Erik S
Cerita Relawan Erupsi Gunung Semeru: Pinjam Pintu Rumah Warga Tempat Angkut Jenazah
AFP/JUNI KRISWANTO
Petugas penyelamat melakukan pencarian warga di daerah yang tertutup abu vulkanik di desa Sumberwuluh di Lumajang pada 5 Desember 2021, setelah letusan gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 22 orang. (Photo by JUNI KRISWANTO / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, LUMAJANG -  Relawan erupsi Gunung Semeru mengungkapkan kesulitan mengevakuasi jenazah.

Junaidi, seorang dari puluhan relawan PKS yang turut membantu korban terdampak erupsi Gunung Semeru bercerita mereka bahkan harus meminjam pintu untuk mengangkat jenazah.

Dikutip Tribunnews dari Tribun Jatim,  infrastruktur sudah tidak lagi normal. Terlebih, kini ada tumpukan lumpur sisa lahar dingin setinggi lebih dari setengah meter.

Ia dan relawan PKS lainnya menemukan sepeda motor di tengah jalan dalam kondisi sebagiannya tertutup lumpur. Melihat, ia dan relawan PKS kemudian mencari pemilik sepeda.

Baca juga: Basarnas Evakuasi Lima Jenazah Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru

“Kami melihat tangan, sementara seluruh tubuhnya jenazah terpendam lumpur. Jaraknya sekitar 20 meter dari sepeda motor. Sepertinya korban terseret lumpur,” ceritanya, Senin (6/12/2021) .

Junaidi kemudian menyampaikan bahwa, lumpur yang mengubur korban sudah padat seperti tanah liat.

Karenanya, butuh waktu lebih mengeluarkan korban dari lumpur padat yang mengubur korban.

Tim penyelamat mencari korban di desa Sumberwuluh di Lumajang pada 6 Desember 2021, menyusul letusan gunung berapi dari Gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 22 orang. (Photo by Juni Kriswanto / AFP)
Tim penyelamat mencari korban di desa Sumberwuluh di Lumajang pada 6 Desember 2021, menyusul letusan gunung berapi dari Gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya 22 orang. (Photo by Juni Kriswanto / AFP) (AFP/JUNI KRISWANTO)

“Kami butuh waktu satu jam lebih untuk mengeluarkan korban. Kami harus berhati-hati saat mengeduk tanah, agar tidak mengenai tubuh korban,” ucapnya.

Setelah korban berhasil dikeluarkan, muncul maslah berikutnya, bagaimana membawa jenazah ke rumah korban.

Baca juga: Berita Foto : Tim Penyelamat Berjibaku Mencari Korban Letusan Semeru

Junaidi kemudian menyampaikan, untuk mengangkut jenazah korban harus meminjam pintu warga yang belum terpasang karena sedang dalam proses renovasi rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas