Tribun

Mayat Orang dengan Gangguan Jiwa Ditemukan di Bawah Jembatan Guguak Kota Pariaman

Adapun ketinggian air sungai saat ditemukannya mayat tersebut ialah di bawah lutut orang dewasa

Editor: Eko Sutriyanto
Mayat Orang dengan Gangguan Jiwa Ditemukan di Bawah Jembatan Guguak Kota Pariaman
ISTIMEWA
Orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) sesaat ditemukan warga sudah tak bernyawa di bawah jembatan Guguak, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (7/12/2021) sore 

Laporan Wartawan Tribun Padang Wahyu Bahar 

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Seorang Orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Batang Air Pampan -- tepatnya di bawah Jembatan Guguak -- Kelurahan Jawi-Jawi I Kecamatan Pariaman Tengah, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/12/2021) sekira pukul 16.30 WIB.

Informasi tersebut diinformasikan oleh Kapolsek Kota Pariaman AKP Edi Karan mengatakan, hasil indentifikasi korban adalah seorang lelaki bernama Syafrudin (52) warga yang beralamat di Kelurahan Jawi-Jawi II Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Provinsi Sumbar.

Kapolsek menjelaskan,  hari Selasa tanggal 7 Desember 2021 sekira pukul 14.00 WIB korban dilihat oleh saksi Arlina sedang mandi  di pinggir Sungai Batang Air Pampan Kelurahan Jawi Jawi II Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman.

Baca juga: KPK Usut Fee Proyek Pekerjaan Infrastruktur di Dinas PUPR Kota Banjar

Kemudian, saksi meminta korban untuk pulang, dan korban pun segera pulang ke rumah dan mengganti pakaiannya.

Namun, pada Selasa sekira pukul 16.00 WIB korban kembali mandi-mandi di sungai tersebut.

"Sekira pukul 16.30 WIB saksi lainnya, Ispardian menemukan korban mengapung dalam posisi tertelungkup," lanjut AKP Edi Karan.

Adapun ketinggian air sungai saat ditemukannya mayat tersebut ialah di bawah lutut orang dewasa.

Lebih lanjut, mayat korban ditemukan persis di bawah Jembatan Guguak Kelurahan Jawi jawi I, Pariaman Tengah.

AKP Edy Karan melanjutkan, pada saat mayat korban ditemukan, keluarga korban telah menerimanya dan menolak untuk dilakukan visum luar dan autopsi.

Lanjut dia, keluarga korban bersedia untuk membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan Visum Luar dan autopsi.

Terakhir kata AKP Edi Karan, mayat korban selanjutnya sudah diserahkan kepada keluarga, dan akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan nantinya.

 
Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Warga Temukan Mayat di bawah Jembatan Guguak Kota Pariaman, Polisi Sebut Mengapung dan Tertelungkup

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas