Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cegah Dampak Psikologis, Relawan Berikan Trauma Healing Kepada Pengungsi Erupsi Gunung Semeru

Relawan Sahabat Ganjar memberikan program trauma healing untuk anak-anak pengungsi korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Cegah Dampak Psikologis, Relawan Berikan Trauma Healing Kepada Pengungsi Erupsi Gunung Semeru
Istimewa
Pengungsi erupsi Gunung Semeru mendapatkan trauma healing. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan Sahabat Ganjar memberikan program trauma healing untuk anak-anak pengungsi korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

Sahabat Ganjar mendatangkan badut dan membagikan hadiah untuk menghibur anak-anak di posko pengungsian agar mereka bisa pulih dan tidak lagi ada rasa trauma.

"Para korban erupsi Gunung Semeru membutuhkan perhatian penuh, karenanya kami sebagai relawan Bapak Ganjar Pranowo berharap agar apa yang kami lakukan ini dapat ditiru oleh kelompok relawan lain," ujar perwakilan DPC Sahabat Ganjar Masruri Ridwan melalui keterangan tertulis, Senin (12/12/2021).

Selain itu, Sahabat Ganjar juga memberikan bantuan berupa pembagian makanan cepat saji, serta logistik, bahan makan, dan kebutuhan balita kepada para pengungsi di dua posko pengungsian.

"Tidak hanya secara materi, namun juga semangat dan motivasi untuk saling bergotong royong, itu yang terpenting," kata Masruri.

Baca juga: PMI Kerahkan Hagglund Bantu Tim SAR Lakukan Pencarian Korban Erupsi Gunung Semeru

Bantuan diberikan kepada pengungsi di SMA Negeri 1 Candipuro Kabupaten Lumajang.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain di Kecamatan Candipuro, Sahabat Ganjar DPC Malang Raya juga memberikan bantuan kepada pengungsi di Desa Oro Oro Ombo, Dusun Kalilengkong, Kec. Pronojiwo, Lumajang.

Dari data terakhir Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, jumlah pengungsi telah mencapai 6.573 orang. Mereka tersebar di 126 titik pengungsian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas