Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suasana Kota Kendari Berangsur Kondusif, MUI Berikan Imbauan

Suasana Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara hingga tengah malam berangsur kondusif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Suasana Kota Kendari Berangsur Kondusif, MUI Berikan Imbauan
Dokumentasi TribunnewsSultra
Suasana Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/12/2021) hingga tengah malam berangsur kondusif 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Suasana Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/12/2021) hingga tengah malam berangsur kondusif.

Sejumlah aparat kepolisian sudah berjaga di lokasi bentrok pemuda di kawasan Kendari Beach (Kebi).

Bantuan pengamanan TNI dari Yonif 725 Woroagi juga diturunkan guna meredam kericuhan antarpemuda.

Sementara sejumlah toko, rumah toko (ruko), serta lapak pedagang kaki lima (PKL) terlihat tutup lebih awal.

Baca juga: Kisah Pria di Kendari 3 Jam Terjebak di Atas Pohon Kelapa Setinggi 8 Meter hingga Tak Sadarkan Diri

Seperti yang terlihat di Toko Murah Senang Hati, Jalan Saranani, Kota Kendari.

Para karyawan di toko itu memasukkan jualan dan menutup pintu toko sekitar pukul 19.00 wita.

Imbauan untuk menutup sejumlah toko juga disampaikan aparat polisi yang berpatroli di dalam Kota Kendari.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini kondisi Kota Kendari diwaktu malam tampak sepi.

Begitupula di area Kendari Beach yang menjadi tempat bentrok antararpemuda tampak sepi.

Sementara arus lalulintas di area Kebi masih dijaga aparat personil gabungan TNI Polri.

Imbauan MUI

Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kendari mengimbau semua pihak menjaga kedamaian dan ketentraman di Kota Kendari.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penyerangan Asrama Mahasiswa di Kendari yang Sempat Terekam CCTV

“Mari kita ciptakan kondisi kota yang aman, tentram, memberikan kekebebasan orang beraktivitas, kebebasan orang lain bekerja dan berusaha sebagaimana layaknnya,” kata Ketua MUI Kendari Dr KH Mohammad Yahya Obaid, Jumat (17/12/2021).

“Mari jadikan ini ikhtiar kita bersama,” jelas KH Yahya.

Kata KH Yahya, bahwa kondisi aman dan tenteram tersebut bukan hanya menjadi tanggungjawab satu lembaga tertentu maupun pihak-pihak tertentu saja tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas