Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viktor Laiskodat: 'Selamat Jalan Bung Frans, Pengalaman dan Seluruh Memori Kita Tetap Dikenang'

Mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya adalah guru olahraga Viktor sewaktu masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Viktor Laiskodat: 'Selamat Jalan Bung Frans, Pengalaman dan Seluruh Memori Kita Tetap Dikenang'
Pos Kupang/Irfan Hoi
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan penghormatan kepada almahrum mantan gubernur NTT, Frans Lebu Raya di rumah duka yang berada di Kelurahan Kayuputih, Kota Kupang, Senin (20/12/2021) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum mantan gubernur NTT, Frans Lebu Raya di rumah duka di Kelurahan Kayuputih, Kota Kupang, Senin (20/12/2021) malam.

Gubernur Viktor datang bersama sejumlah rombongan ke tempat duka sekira pukul 21.10 Wita.

Gubernur langsung masuk menuju ke tempat pembaringan jenazah Frans Lebu Raya.

Tiba didepan peti jenazah, gubernur Viktor memberikan penghormatan kepada almarhum Frans Lebu Raya.

Viktor membungkukkan badannya, memberi hormat bagi sang pendahulunya.

Dia sempat memegang peti jenazah, tanpa mengucapkan sepata kata pun.

Rekomendasi Untuk Anda

Gubernur Viktor tampak terdiam dan hanya bisa menatap jenazah mantan gubernur Frans Lebu Raya.

Viktor berkisah bahwa mantan Gubernur NTT Frans Lebu Raya adalah guru olahraganya sewaktu masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Bahkan keduanya juga sering bertemu di Jakarta untuk membahas NTT.

Ketika menjadi wakil gubernur NTT, Frans Lebu Raya sering mengajak disukusi dengan dirinya hingga didorong menjadi calon gubernur NTT.

Jenazah mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya disemayamkan di rumah duka Renon Bali, Minggu 19 Desember 2021.
Jenazah mantan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya disemayamkan di rumah duka Renon Bali, Minggu 19 Desember 2021. (Tribun Bali/Pos Kupang)

"Kami dua punya hubungan dekat, mungkin banyak orang yang tidak paham. Waktu Pak Aba meninggal, saya datang ke rumah jabatan, saya bilang teman kita sudah jalan," katanya.

Frans Lebu Raya juga pernah meminta gubernur Viktor untuk maju menjadi calon anggota DPR RI dari partai PDIP.

Menurut Viktor, kematian bagi orang Kristen adalah sebuah keuntungan karena menjadi abadi.

Kepergiaan itu memang menyedihkan, karena itu keabadian. Manusia memang mati dalam tubuh tapi tidak mati dalam spirit.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas