Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

1 Warga Pekalongan Jateng Positif Omicron

Satu orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in 1 Warga Pekalongan Jateng Positif Omicron
sehatnegeriku.kemkes.go.id
Ilustrasi Satu orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. 

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Satu orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.

"Betul ada satu warga yang terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron. Tapi saya pastikan, pasien tersebut sudah sembuh," ungkap Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, Jum'at (21/1/2022).

Menurutnya, kejadian ini sudah terjadi dua minggu lebih.

Kronologi

Jadi kronologinya, pasien tersebut kedatangan tamu dari Bekasi.

Baca juga: Pakar Epidemiologi Ungkap Varian Omicron Timbulkan Banyak Korban Dari Kelompok Anak

Setelah tamu tersebut pulang ke Bekasi, di sana sakit dan setelah dicek positif.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nah yang di Pekalongan dilakukan tracing, dari satu keluarga yang positif satu orang. Jenis kelamin laki-laki umur 18 tahun," ujarnya.

Mendapatkan hasil tersebut, pasien langsung dilakukan isolasi.

Akan tetapi, pihaknya belum mengetahui apakah pasien itu terpapar varian Omicron apa bukan.

"Setelah dicek, keluar hasilnya dan itu varian Omicron. Pas hasilnya keluar, alhamdulillah pasien sudah sembuh," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Omicron Terus Naik, Anggota DPR: Tunda Refreshing!

Pihaknya menjelaskan, menunggu hasil Covid-19 membutuhkan waktu agak lama, sekitar 10 hari.

"Pasien yang terpapar positif Omicron itu tidak mempunyai gejala apa-apa dan pasien itu sudah vaksin dua kali. Imunnya masih bagus, alhamdulillah sudah sembuh," jelasnya.

Aaf memastikan sudah tidak ada lagi kasus yang terpapar Covid-19 maupun kasus Omicron.

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, ayo jangan kendor untuk prokes. Kita juga masih menerapkan PPKM level," kata dia.

Baca juga: Tak Perlu Khwatirkan Muncul Varian Covid-19 yang Baru Setelah Omicron

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas