Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Ananin Novalia, Dancer asal Pangandaran yang Tewas Akibat Bentrokan di Sorong

Keluarga mendapat informasi bahwa Ananin meninggal dunia pada Selasa (25/1/2022), pukul 11.00 WIB.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sosok Ananin Novalia, Dancer asal Pangandaran yang Tewas Akibat Bentrokan di Sorong
Capture Foto Kompas.com
Ananin Novalia 

TRIBUNNEWS.COM, PANGANDARAN - Identitas warga yang jadi korban tewas dalam bentrokan yang terjadi di Double O Executive Karaoke and Club, di Kilometer 10 Kota Sorong, Papua Barat, terus terungkap.

Terbaru, seorang gadis asal Pangandaran, Jawa Barat, Ananin Novalia (25) ikut jadi korban.

Korban merupakan seorang penari profesional alias dancer.

Korban merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Tugino dan Kasmini.

Keluarga mendapat informasi bahwa Ananin meninggal dunia pada Selasa (25/1/2022), pukul 11.00 WIB.

"Kejadian kan Selasa dini hari. Dari teman-teman manajemen (korban) mengabari lewat pesan WhatsApp," kata kakak korban, Reni Susilowati, saat ditemui di rumah duka di Dusun Kedungrejo, Desa Wonoharjo, Pangandaran, Jumat (28/1/2022) seperti dikutip dari Kompas.com.

 Orangtua Ananin Novalia, menunjukkan foto korban yang meninggal dunia pada bentrokan di Double O Sorong, Jumat (28/1/2022). Orangtua korban berasal dari Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.(KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA)
Orangtua Ananin Novalia, menunjukkan foto korban yang meninggal dunia pada bentrokan di Double O Sorong, Jumat (28/1/2022). Orangtua korban berasal dari Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.(KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA) ()

Reni mengatakan korban baru sekitar tiga bulan bekerja di Sorong.

Sebelumnya, tempat kerja korban selalu berpindah-pindah.

"Baru tiga bulan. Modern dance, long trip ke mana mana. Kebetulan dapat kontrak kerja di sana (Sorong)," kata Reni.

Menurut Reni, sebenarnya korban sudah menggeluti pekerjaan sebagai penari profesional selama lima tahun.

Ananin sering mendapatkan pekerjaan di luar kota, bahkan hingga ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

"(Korban) sudah senior di manajemennya. Manajemen E Famous dari Bandung," kata Reni.

Sementara itu, sang Ayah bernama Tugino mengatakan, anak keduanya itu mulai menggeluti seni tari sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Saat itu, Ananin suka tampil di acara-acara kesenian di Pangandaran.

"Suka nari jaipong. Pernah ikut pentas di acara Hajat Laut, di sejumlah hotel dia tampil," kata Tugino.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas