Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Strategi Pemkab Gunungkidul Atasi Serangan Kera Ekor Panjang 

Jenis buah yang akan ditanam beragam seperti  pepaya, jambu, mangga, dan sebagainya yang biasa menjadi makanan bagi kera ekor panjang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Strategi Pemkab Gunungkidul Atasi Serangan Kera Ekor Panjang 
Kera Ekor Panjang 

Laporan Wartawan Tribun Jogja  Alexander Aprita

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul akan menggalakkan penanaman buah-buahan untuk menekan serangan kera ekor panjang yang kerap terjadi di lahan warga.

Kepala DPP Gunungkidul Rismiyadi mengatakan, program itu bertujuan agar buah tersedia sebagai bahan makanan hewan primata tersebut.

"Buah-buah ini bisa menjadi stok pangan bagi kawanan kera atau monyet ini," jelasnya pada wartawan, Senin (31/01/2022).

Serangan kera ekor panjang terjadi karena minimnya stok makanan bagi mereka di alam.

Kondisi tersebut menyebabkan kawanan kera mendatangi lahan warga dan menjarahnya.

Jenis buah yang akan ditanam beragam seperti  pepaya, jambu, mangga, dan sebagainya yang biasa menjadi makanan bagi kera ekor panjang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan kelompok tani untuk realisasi program ini," kata Rismiyadi.

Baca juga: Kata Ayah Harriet Robson, Alan Robson Setelah Putrinya Jadi Korban Kekerasan Mason Greenwood

Ia tak menampik hingga kini serangan kawanan kera ekor panjang di lahan pertanian warga masih terjadi.

Tidak diketahui secara pasti berapa total luas areal lahan yang terdampak serangan.

Meski demikian, Rismiyadi menilai langkah antisipasi harus segera dilakukan.

Sebab jika tidak maka akan berdampak pada kerusakan tanaman pangan yang semakin luas nantinya.

 "Kami harap program ini bisa berhasil agar petani tetap bisa menikmati hasil panen dari lahan yang digarapnya," ujarnya.

Lurah Karangsari, Kapanewon Semin, Supriyana turut mengeluhkan serangan kera ekor panjang di wilayahnya.

Menurutnya, berbagai upaya sudah dicoba namun hingga kini belum menunjukkan hasil.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas