Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Buntut Video Pamer Uang di Atas Piring, Dirut Perumda Pasar Tangerang Mengundurkan Diri

Pengunduran diri Syaefunnur dilakukan setelah rekaman video dirinya sedang memamerkan beberapa gepok uang di atas piring

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Buntut Video Pamer Uang di Atas Piring, Dirut Perumda Pasar Tangerang Mengundurkan Diri
Istimewa/Warta Kota
Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Syaefunnur Maszah pamer tumpukan uang di akun tiktoknya 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Setelah video pamer uangnya viral di media sosial, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Dirut Perumda) Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Syaefunnur Maszah mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (2/2/2022).

Pengunduran diri Syaefunnur dilakukan setelah rekaman video dirinya sedang memamerkan beberapa gepok uang di atas piring beredar dan viral di media sosial.

Baca juga: Aksi Pejabat Kabupaten Tangerang Pamer Tumpukan Uang di Medsos Buat Bupati Ahmed Zaki Geram

Zaki Iskandar mengatakan, pengajuan pengunduran diri Syaefunnur diserahkan, Rabu (2/2/2022).

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dan edukasi publik, Dirut Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja mengajukan pengunduran diri," kata Zaki dikutip dari Kompas.tv, Rabu.

Pengunduran diri Syaefunnur kemudian diumumkan kepada publik melalui konferensi pers.

Zaki menyebut dirinya telah menyetujui pengunduran diri tersebut dan efektif mulai Rabu, setelah pihaknya membuat surat keputusan (SK) pengunduran diri tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya juga menerima sikap bertanggung jawab yang bersangkutan untuk mengundurkan diri, menghukum dirinya sendiri dan menerima kesalahannya," kata dia.

Baca juga: Kapolri Pamerkan Penampakan Seragam Baru Satpam, Kini Berwarna Krem

Menurut Zaki, sebelum Syaefunnur mengundurkan diri, pihak Inspektorat Kabupaten Tangerang telah memeriksanya.

Zaki juga telah menegur pejabat yang membuat video tersebut.

"Sebagai pejabat publik harus memiliki rasa empati pada masyarakat. Apalagi saat kondisi prihatin seperti ini," kata dia.

Zaki juga meminta maaf atas beredarnya rekaman video itu.

Ia berharap, hal ini jadi pelajaran untuk ASN dan jajaran direksi BUMD di Kabupaten Tangerang untuk menjaga sikap dalam keseharian maupun di media sosial.

"Dan saya memohon maaf atas kejadian ini, semoga kejadian ini tidak terulang lagi," imbuhnya.

Video 14 Detik

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas