Tribun

Begal yang Kerap Sasar Tukang Ojek di Sumsel Diringkus, Pelaku Tak Berdaya Setelah Ditembak Polisi

Mulyono, pelaku begal antar kabupaten tak bisa berkutik setelah dihadiahi timah panas oleh polisi.

Editor: Adi Suhendi
zoom-in Begal yang Kerap Sasar Tukang Ojek di Sumsel Diringkus, Pelaku Tak Berdaya Setelah Ditembak Polisi
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. Mulyono, pelaku begal antar kabupaten tak bisa berkutik setelah dihadiahi timah panas oleh Tim Kelambit Unit Pidum Satuan Reskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, PALI - Mulyono, pelaku begal antar kabupaten tak bisa berkutik setelah dihadiahi timah panas oleh Tim Kelambit Unit Pidum Satuan Reskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Diketahui, warga desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara tersebut kerap melancarkan aksi begal bermodus menjadi penumpang ojek.

Rata-rata korbannya pun tukang ojek.

Setelah diburu aparat kepolisian, Mulyono pun akhirnya diringkus di wilayah Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara pada Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tersangka berusaha menyerang petugas dengan Senjata Api (Senpi) rakitan sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan empat tembakan di betis kiri dan kanan tersangka.

Dari tangan pelaku disita sepucuk senpi rakitan berikut amunisnya dan satu unit sepeda motor hasil kejahatannya.

Berdasarkan catatan pihak kepolisian, setidaknya ada lima lokasi pembegalan yang dilakukan tersangka yakni di Muaraenim, Prabumulih, dan Musi Banyuasin masing-masing satu kali dan di PALI dua kali.

Rata-rata korbannya merupakan tukang ojek karena tersangka berpura-pura sebagai penumpang ojek.

Baca juga: Ribuan Kayu Disita dari 6 Pelaku Pembalakan Liar di Sumsel

Terakhir, tersangka beraksi pada Kamis (2/12/2021) dengan korbannya tukang ojek yang mangkal didepan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi.

Ketika itu, tersangka berpura-pura menjadi penumpang yang meminta diantar ke arah Simpang Raja.

Namun, sesampainya di Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya setelah melihat kondisi jalan sepi, tersangka menghentikan korban dan langsung menodongkan senpi lalu memaksa korban menyerahkan motornya.

Karena takut, korban terpaksa menyerahkan sepeda motornya.

Kapolres PALI, AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim, AKP Marwan mengatakan, modus berpura-pura menjadi penumpang ojek lalu menodong korban.

Begitu ditempat sepi, tersangka menodongkan senpi rakitan ke korban dan merampas motor milik korban.

Baca juga: Narapidana Narkoba Kabur dari Lapas Lahat Sumsel: Modusnya Izin Jenguk Anak

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas