Tribun

Penampakan Patung Garuda di Solo Baru yang Terbuat dari 300 Knalpot Brong Sitaan Polres Sukoharjo 

Monumen garuda yang terbuat dari knalpot brong sitaan Satlantas Polres Sukoharjo selesai dibuat, berlokasi di Solo Baru.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Penampakan Patung Garuda di Solo Baru yang Terbuat dari 300 Knalpot Brong Sitaan Polres Sukoharjo 
TribunSolo.com/Agil Tri
Monumen garuda yang terbuat dari knalpot brong di jalan Ir. Soekarno, Solobaru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. 

TRIBUNNEWS.COM, SUKOHARJO - Monumen garuda yang terbuat dari knalpot brong sitaan Satlantas Polres Sukoharjo selesai dibuat.

Patung tersebut dipasang di jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Menurut seniman pembuat patung tersebut, Edi Cahyo Setiarto, proses pengerjaan membutuhkan waktu 40 hari.

"Kita butuh sekira 300 knalpot untuk pembuatan patung ini," kata Edi, Jumat (8/4/2022).

"Patung ini memiliki lebar 4 meter, dan tinggi 180 centimeter," tambah Edi.

Baca juga: Kepala Desa di Jombang Jelaskan Video Viral Warganya Pikul Jenazah di Jalan Berlumpur Sejauh 8 Km

Baca juga: 8 Catatan Hakim yang Diakui Kolonel Priyanto di Persidangan Kasus Pembunuhan Sejoli Handi-Salsabila

Ia menuturkan, tak ada kesulitan dalam proses pembuatan patung garuda tersebut.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, monumen ini untuk peringatan kepada masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas.

"Bahan baku pembuatan patung ini dari knalpot yang tidak sesuai standar, melanggar peraturan," kata dia.

Meski ilegal, knalpot brong itu tidak dimusnahkan. Justru Polres Sukoharjo memperdayakan seniman lokal untuk membuat karya seni.

Hasilnya, patung garuda dari knalpot brong kini menghiasi jalan Ir. Soekarno.

Baca juga: Pria Asal Tuban Kelola Pabrik Kosmetik Berbahaya, Berbahan Pewarna Makanan, Omzetnya Rp 1 Miliar

Baca juga: Jadi Korban Gendam di Trenggalek Modus Bantuan Pemerintah, Uang dan Emas Milik Surati Raib

"Kita pasang di tengah kota, dan menjadi ikon baru," ucapnya.

"Monumen ini untuk peringatan agar masyarakat tidak menggunakan knalpot brong lagi, karena mengganggu," tambahnya.

Kapolres mengaku puas dengan hasil karya Edi Cahyo Setiarto, yang bisa menyulap knalpot brong menjadi karya seni yang memiliki keindahan.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Begini saat Ratusan Knalpot Brong Sitaan Dirangkai, Jadi Patung Garuda di Solo Baru Sukoharjo

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas