Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ayah dan Dua Anaknya Bunuh Petani di Tempat Pemancingan, Jasad Korban Ditemukan Mengapung

Ayah dan dua anaknya nekat menghabisi nyawa seorang petani di tempat pemancingan ikan di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ayah dan Dua Anaknya Bunuh Petani di Tempat Pemancingan, Jasad Korban Ditemukan Mengapung
kantipurnetwork.com
Ilustrasi Pembunuhan - Ayah dan dua anaknya nekat menghabisi nyawa seorang petani di tempat pemancingan ikan di Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNNEWS.COM - Ayah dan dua anaknya nekat menghabisi nyawa seorang petani.

Peristiwa itu terjadi di tempat pemancingan ikan di Desa Watanrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (13/4/2022).

Korban dihabisi oleh ketiga pelaku menggunakan parang.

Jasad korban kemudian ditemukan mengapung di tempat pemancingan.

Saat ini, polisi telah mengamankan seorang pelaku, sedangkan dua lainnya masih dalam pengejaran.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah mengatakan, pembunuhan didalangi oleh 3 orang itu dipicu gara-gara batas tanah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Persoalan itu berawal karena persoalan batas tanah. Pelaku melakukan penganiyaan terhadap korban menggunakan parang," katanya, kepada Tribun Timur, Jumat (15/4/2022).

Baca juga: Etikus Endang Ditemukan Tewas di Dalam Rumah yang Terkunci dari Luar, Polisi Buru Suami Korban

Baca juga: Terduga Pembunuh Mahasiswa Kedokteran di Pasuruan Peragakan Adegan Kejadian, Ini Tampangnya

Salah satu pelaku, yakni Kamaruddin (23) telah ditangkap aparat kepolisian.

Sementara dua pelaku lainnya yakni Kale (67) dan Jaya Arianto (21) masih dalam pengejaran polisi.

Mantan Wakapolres Minahasa Selatan itu menyebutkan, dua pelaku lainnya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dua pelaku masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO."

"Kami meminta agar pelaku segera menyerahkan diri karena kami akan mengejar di mana pun berada," katanya.

Islam menyebutkan, ketiga pelaku adalah bapak dan dua anaknya.

Selain mengamankan salah satu pelaku, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan pakaian berlumuran darah yang digunakan korban.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas