BKSDA Perkirakan Harimau di Simalungun Berjumlah 5-10 Ekor
Warga diminta tidak membiarkan hewan ternak seperti baik sapi, kerbau maupun kambing berkeliaran di perbatasan desa dengan kawasan Hutan Sibatuloting
Tayang:
Editor:
Eko Sutriyanto
HO
BPBD Kabupaten Simalungun, Dinas Kehutanan Balai Besar Provinsi Sumatera Utara bersama Polsek Jorlang Hataran serta pihak PTPN IV telah turun ke lokasi sapi yang jadi korban harimau, Kamis (14/4/2022)
"Secara detail belum ada inventarisasi jumlah harimau di wilayah Simalungun. Perkiraan, mungkin 5 - 10 ekor.
Habitatnya berada di hutan lindung Sibatuloting, dan juga termasuk di dalamnya Aek Nauli," ungkap Seno Pramudita.
Seno juga beraharap agar masyarakat segera melapor ke BKSDA bila melihat harimau.
Jika ada melihat Harimau Sumatera berkeliaran di sekitar permukiman masyarakat, sebaiknya tidak diburu atau dibunuh.
Cukup informasikan saja kepada kami.
“Agar petugas kami bisa mengambil langkah dan tindakan," katanya. (alj/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ternak Warga Diterkam, BKSDA Perkirakan Jumlah Harimau di Simalungun 5-10 Ekor
Sumber: Tribun Medan
Berita Populer