Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bermaksud Melerai, Pelajar SMA di Pandeglang Justru Tewas Dipukul Sarung Berisi Batu

 Pria yang masih bersekolah di kelas 3 SMA itu malah menjadi korban sabetan sarung orang yang tak dikenal sehingga menderita luka di bagian kepala

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bermaksud Melerai, Pelajar SMA di Pandeglang Justru Tewas Dipukul Sarung Berisi Batu
Tribunnews
Ilustrasi mayat- Erwin (17) warga Kadu Cina, Desa Gunungsari, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang tewas setelah menjadi korban perang sarung 

Laporan Wartawan TribunBanten.com.Kirima Lilis Syailendra

TRIBUNNEWS.COM, PANDEGLANG- Erwin (17) warga Kadu Cina, Desa Gunungsari, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang tewas setelah menjadi korban perang sarung.

Insiden berawal pada saat Erwin sedang melerai kedua kelompok sedang perang sarung.

Insiden perang sarung itu hingga masuk ke masjid.

 Pria yang masih bersekolah di kelas 3 SMA itu malah menjadi korban sabetan sarung orang yang tak dikenal sehinggamenderita luka di bagian kepala.

Erwin sempat dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Serang.

Lalu, sempat dirujuk untuk operasi di salah satu rumah sakit di DKI Jakarta.

Baca juga: 21 Orang yang Hendak Perang Sarung Diamankan Polres Gunungkidul: Wajib Lapor 2 Kali Seminggu

Rekomendasi Untuk Anda

Dikarenakan tak mempunyai biaya, akhirnya Erwin dibawa kembali ke rumahnya hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir dikediamannya, Minggu (17/4/2022), sekitar pulul 17.42 WIB.

Nurlaelis Syailendra (45) bibi dari korban, mengatakan kronologi yang dialami keponakanya.

Menurut dia, insiden itu berawal dari anak-anak warga Kampung Kadu Cina dan Balai Gede yang perang sarung, karena anak-anak Kadu Cina terdesak mereka larilah ke dalam area Masjid dan di Masjid ada Erwin yang melerai.

 Namun pada saat kejadian Erwin yang malah jadi korban amukan para pelaku perang sarung.

"Saat kejadian sarungnya itu diisi batu. Karena anak-anak Kadu Cina terdesak lari ke Masjid, di Majid dilerai oleh Erwin.

Tapi saat kejadian malah Erwin yang dipukuli menggunakan sarung berisi batu," katanya saa dihubungi, Senin (18/4/2022).

Lilis menjelaskan pada hari Sabtu (16/4/2022), Erwin dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang, telah didiagnosis mengalami pendarahan otak.

"Akhirnya harus dirujuk ke RS Sari Asih Serang serta harus dirujuk lagi ke Tangerang karena harus dioperasi," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas