Tribun

Dunia Usaha dan Organisasi Nirlaba Bergandengan Bangun PAUD di Indonesia Timur

Dua gedung PAUD Restu Amanda di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan PAUD Alama Manusak di Kupang, Nusa Tenggara Timur diresmikan pada Selasa, 24 Mei 2022.

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Dunia Usaha dan Organisasi Nirlaba Bergandengan Bangun PAUD di Indonesia Timur
Handout
Gedung PAUD Alam Manusak di Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang dibangun SiCepat Express dan Happy Hearts Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Perhatian dunia usaha terhadap sektor pendidikan anak usia dini terus digalakkan. Kali ini, perhatian ditujukan pada fasilitas dan infrastruktur pendidikan di wilayah timur Indonesia.

Dua gedung PAUD Restu Amanda di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan PAUD Alama Manusak di Kupang, Nusa Tenggara Timur diresmikan pada Selasa, 24 Mei 2022.

Mengutip Pos Kupang, pembangunan dua gedung PAUD ini merupakan hasil kerjasama perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres dan organisasi nirlaba di bidang pendidikan, Happy Hearts Indonesia.

Simbolisasi peresmian PAUD dilakukan secara langsung Rangga Andriana selaku perwakilan dari SiCepat Ekspres bersama Sylvia Beiwinkler selaku Chief Executive Officer Happy Hearts Indonesia pada 24 Mei 2022.

Melalui program ini, SiCepat membantu bangun Gedung PAUD Restu Amanda dan PAUD Alam Manusak meliputi 2 ruang kelas, 1 toilet, 1 wash station, serta pengadaan infrastruktur pembelajaran, mainan dan taman bermain.

Baca juga: Guru PAUD Bisa Berperan sebagai Penyambung Edukasi Gizi untuk Orangtua

Estimasi waktu pembangunan diperkirakan akan berakhir pada bulan September 2022 mendatang.

"Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu momen belajar yang penting bagi anak agar mendapat stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak usia pra-sekolah.

Baca juga: Sebelum Daftarkan Anak, Orang Tua Perlu Tahu Perbedaan PAUD, Kelompok Bermain dan TK

SiCepat Ekspres selalu berusaha untuk menjalin kerjasama dengan beberapa pihak dalam menjaga komitmen untuk membantu meringankan permasalahan pendidikan, salah satunya untuk membangun fasilitas sekolah agar anak-anak dapat lebih semangat belajar," kata The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres dikutip dari Pos Kupang.

Baca juga: Kemenko PMK: 15 Ribu Desa di Indonesia Belum Miliki Satuan PAUD

Sylvia Beiwinkler, Chief Executive Officer Happy Hearts Indonesia menjelaskan, pihaknya memang berfokus untuk membangun sekolah yang terdampak bencana alam maupun berada di daerah terpencil.

Yahya Adeo, Kepala Sekolah PAUD Alam Manusak berterima kasih pada SiCepat Ekspres atas pembangunan fasilitas sekolah di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Timur serta memiliki komitmen atas pendidikan di Indonesia agar anak-anak dapat sekolah dengan aman dan nyaman.

"Kami sangat berterima kasih kepada SiCepat Ekspres dan Yayasan Happy Hearts Indonesia yang sudah membangun ruang kelas bagi anak-anak kami. Ruang kelas ini akan digunakan oleh anak-anak untuk belajar dan melakukan eksplorasi potensi serta menstimulasi yang dimiliki sebagai bakat yang dikembangkan. Kami juga berharap anak-anak semakin semangat dan bahagia, selain itu orang dewasa juga dapat ikut terlibat dalam proses belajar," ujarnya.

Program ini merupakan salah satu komitmen SiCepat dalam mendukung peningkatan pendidikan Indonesia terutama pendidikan usia dini di wilayah Indonesia bagian Timur.

Pendidikan usia dini ini merupakan gerbang awal yang mengantarkan anak-anak untuk mendapatkan pengalaman pertamanya di dunia belajar.(*)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas