Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

225 Ekor Ternak di Kabupaten Tanah Datar Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku

Dari total 225 ekor hewan ternak yang terinfeksi PMK dua ekor di antaranya adalah kerbau dan 223 ekor lainnya ialah sapi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 225 Ekor Ternak di Kabupaten Tanah Datar Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku
Dok. Polres Lambar
Ilustrasi - Polsek Sekincau Polres Lampung Barat mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pada Rabu, (18/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Padang Wahyu Bahar

TRIBUNNEWS.COM, PADANG -  Sebanyak 225 ekor hewan ternak di Kabupaten Tanah Datar terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) per hari Minggu (29/5/2022) pukul 00.00 WIB, .

Jumlah paling banyak dibandingkan kabupaten/ kota di Provinsi Sumatera Barat.

Adapun informasi tersebut dihimpun TribunPadang.com dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar.

Dari total 225 ekor hewan ternak yang terinfeksi PMK di Tanah Datar tersebut, dua ekor di antaranya adalah kerbau dan 223 ekor lainnya ialah sapi.

Dalam data tersebut, PMK di Tanah Datar tersebar di sepuluh kecamatan dan 22 nagari.

Setelah Tanah Datar, sebaran PMK terbanyak kedua ialah di Kabupaten Padang Pariaman.

Baca juga: 46 Sapi dan Kerbau Terjangkit PMK di Demak, Polres Sekat Perbatasan

Rekomendasi Untuk Anda

Sebanyak 165 ekor hewan di Padang Pariaman positif terpapar PMK.

Dari catatan Disnak Keswan, dari jumlah tersebut diantaranya ialah 162 ekor sapi dan tiga ekor lainnya ialah kerbau.

Lebih lanjut, empat ekor hewan di Padang Pariaman sudah dinyatakan sembuh oleh petugas kesehatan.

Kasus PMK di Padang Pariaman diketahui tersebar di sembilan kecamatan dan 17 nagari.

Sementara itu, terbanyak ketiga kasus PMK terjadi di Kabupaten Agam.

Di Agam ada 147 hewan ternak yang terinfeksi, 118 ekor diantaranya ialah sapi, dan 29 ekor lainnya ialah kerbau.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Sumbar, M. Kamil mengatakan PMK sebenarnya bukan hanya menyerang sapi dan kerbau.

"Virus PMK itu dapat menyerang semua hewan yang berkuku belah," kata M. Kamil.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas