Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasar Hewan Ditutup, Peternak Sapi dan Domba di Lamongan Gelar Lapak Liar di Pinggir Jalan

Para peternak tersebut terpaksa membuat lapak liar di pinggi jalan demi memasarkan hewan ternak tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Pasar Hewan Ditutup, Peternak Sapi dan Domba di Lamongan Gelar Lapak Liar di Pinggir Jalan
ISTIMEWA
ilustrasi Para peternak sapi dan kambing di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur membuat lapak liar di pinggir jalan akibat penutupan pasar hewan. 

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan, Imam Mukhtar menyatakan, bahwa pendirian pasar hewan dadakan tanpa adanya izin sepenuhnya dilarang.

"Penjualan hewan kurban di lapak-lapak itu harusnya diajukan dulu, tidak boleh sembarangan atau liar," tandasnya.

Baca juga: Ketua DPR Pantau Vaksinasi Sapi di Pasuruan sebagai Antisipasi Penyebaran PMK

Masalahnya, pasar hewan saja ditutup untuk menekan penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK).

"Kami sarankan jual beli sementara di kandang saja," imbau Imam.

Sementara itu, harga hewan kurban seperti kambing mengalami kenaikan yang cukup bervariatif. Harga yang ada di pasaran mulai Rp 3, 8 juta hingga Rp 4 juta.

Penulis: Hanif Manshuri

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Akibat Wabah PMK, Peternak Berdagang Secara Liar Jelang Idul Adha

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas