Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Napi Berusaha Kabur Terekam CCTV, Sempat Sembunyi di Kamar Mandi Masjid lalu Memanjat Dinding

Seorang napi di Rutan Solo berusaha kabur dengan memanjat dinding. Tapi, aksinya terekam kamera CCTV.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Aksi Napi Berusaha Kabur Terekam CCTV, Sempat Sembunyi di Kamar Mandi Masjid lalu Memanjat Dinding
TribunJateng.com Wahyu Sulistyawan/via Tribunnews.com
Ilustrasi napi kabur. Seorang napi di Rutan Solo berusaha kabur dengan memanjat dinding. Tapi, aksinya terekam kamera CCTV. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang narapidana Rutan Kelas I Kota Solo, Jawa Tengah, bernama Rahmat Fauzi tertangkap saat berniat melarikan diri.

Rahmat melakukan percobaan kabur pada Senin (4/7/2022) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Ia mencoba merayap seperti laba-laba dari dinding tembok lantai dua.

Aksinya terbongkar ketika petugas melakukan pengecekan dan penghitungan penghuni sel.

Tak hanya itu, aksi Rahmat bahkan terekam kamera CCTV.

Petugas pengamanan pun langsung siaga menutup akses pintu utama dan melakukan pengecekan.

Ilustrasi napi kabur
Ilustrasi napi kabur. Seorang napi di Rutan Solo berusaha kabur dengan memanjat dinding. Tapi, aksinya terekam kamera CCTV.(net)

Baca juga: Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman Sabu 1 Kilogram ke Semarang, Dikendalikan Napi di Lapas

Rahmat pun ditemukan tengah berada di atas genteng ruang dapur.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat penghitungan itulah diketahui pelaku tidak ada di kamar blok," kata Kepala Rutan Solo, Urip Dharma Yoga, didampingi Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Bachtiar Oktaffiandi, dan jajaran pejabat Rutan.

"Petugas di empat pos juga membunyikan lonceng tanda ada kejadian penting atau siaga satu," lanjutnya.

Pihaknya pun langsung melakukan pendekatan secara persuasif.

Beruntung, Rahmat tak melawan dan menuruti perkataan petugas.

"Alhamdulillah tidak ada perlawanan dan warga binaan bisa kami amankan," tambahnya.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Bachtiar Oktaffiandi, menambahka, warga binaan itu awalnya bersembunyi di kamar mandi masjid yang berada di dalam kompleks rutan.

Saat petugas melalukan pengecekan di sel blok, pelaku diam-diam memanjat pagar pembatas dalam lalu naik ke genteng bangunan utama menuju masjid dan dapur.

"Warga binaan lalu kita amankan dan introgasi awal," terang dia.

Baca juga: Mantan Napi di Banjarbaru Culik Anak Pacar, Minta Tebusan Sertifikat Tanah dan Uang, Motif Cemburu

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas