Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuh Ayah Tiri di Aceh Tamiang Minta Maaf, Akui Dendam pada Korban

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali mengatakan, keterangan tersangka terkait ibunya dikejar dengan parang masih perlu pendalaman

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pembunuh Ayah Tiri di Aceh Tamiang Minta Maaf, Akui Dendam pada Korban
DOUG MENUEZ/GETTY IMAGES
Ilustrasi borgol - RS resmi jadi tersangka tewasnya Anwar Sadad (45), warga Kampung Perdamaian, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Aksi pembunuhan dilatarbelakangi perasaan dendam pelaku pada korban 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Terungkap perasaan dendam yang melatarbelakangi RS (22) tega membunuh ayah tiri.

Korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke RSUD Aceh Tamiang usai ditikam oleh RS pada Senin (4/7/2022) pagi.

RS resmi jadi tersangka tewasnya Anwar Sadad (45), warga Kampung Perdamaian, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Pemuda lantas mengaku menyesal dan meminta maaf kepada seluruh keluarga.

Saat dihadirkan di Mapolres Aceh Tamiang, RS mengaku sudah lama menaruh sakit hati terhadap ayah tirinya.

Baca juga: Sempat Minum Racun dan Sayat 2 Tangannya, Begini Kondisi Terduga Pelaku Pembunuhan di Sambas

Rasa tidak suka ini, diakuinya, berawal dari kebiasaan korban memakai sepeda motor milik pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

“Itu (sepeda motor) punya saya, tapi saya jarang pakai, justru kalau saya pakai, dia (korban) marah-marah,” kata RS, Selasa (5/7/2022).

Amarah pemuda ini semakin tebal ketika ibunya, Nur Hassanah (47), pernah dikejar dengan parang oleh korban.

Kekerasan korban tersebut, klaim pelaku, turut disaksikan banyak warga.

“Semua orang Perdamaian tahu kejadiannya. Kalau tidak lari, mungkin mamak sudah meninggal,” kata dia.

Puncaknya terjadin pada Senin (4/7/2022), ketika RS kembali terlibat perselisihan dengan korban.

Menurut RS, korban menantang untuk ditusuk dengan senjata tajam.

“Dia yang nantang, tikamlah kalau berani, langsung saya ambil pisau di dapur,” ujarnya.

Tusukan pertama yang mengenai lengan korban membuatnya goyah.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas